Terima Daperma Dari Swasti Sari, “Anak Saya Tabung di Tempat Yang Benar”

KUPANG KABARNTT.CO—Ahli waris yang menerima klaim Daperma (Dana Perlindungan Bersama) di Kantor Kopdit Swasti Sari Kupang menyatakan terima kasih karena sangat membantu mereka di saat duka.

Ungkapam terima kasih ini disampaikan salah seorang ahli waris yang menerima klaim Daperma, Jumat (29/4/2022), di Kantor Swasti Sari. Ahli waris ini menerima Daperma Rp. 379 juta.

Bacaan Lainnya
tonykleden

General Manager Kopdit Swasti Sari, Yohanes Sason Helan, secara langsung menyerahkan klaim Daperma kepada 13 ahli waris di Kantor Kopdit Swasti Sari Cabang  Kupang Kota.

“Saya mohon agar Daperna ini dimanfaatkan dengan baik. Karena alm. yang sudah meninggal sangat mencintai kalian semua, sehingga masih meninggalkan uang untuk kebutuhan kalian. Kami berharap agar uang yang ditinggalkan dapat bermaanfaat, kasih sekolah anak, mungkin buka usaha-usaha kecil dan juga kebutuhan lainnya yang bermanfaat,” seru Sason kepada ahli waris.

Menurutnya, koperasi membuka produk Daperma ini agar “orang mati dapat membantu dirinya sendiri”, bahkan membantu keluarga yang ditinggalkan sehingga percaya-tidak percaya bahwa mereka selalu hadir untuk mendoakan keluarga yang ditinggalkan.

“Semoga kita semua tetap sehat dan menggunakan uang itu sebaik mungkin. Jangan pakai untuk hal-hal negatif, kasian mereka yang sudah simpan untuk kalian,” imbuh Sason.

Kopdit Swasti Sari, jelas Sason, sudah mengembalikan uang kepada ahli waris itu dari akhir bulan Desember 2021 sampai awal 2022 itu mencapai Rp 9-10 miliar.

“Jadi kalau memenuhi syarat itu kita kembalikan dua kali lipat simpanannya dan Dapermanya kita kembalikan kepada ahli waris. Jadi kalau simpanannya Rp 50 juta, maka dari simpanan dikembalikan Rp 50 juta dan dari Daperma kembalikan Rp 50 juta sehingga dua kali lipat yang diterima ahli waris,” jelas Sason.

Salah seorang ahli waris dari (Alm)  Irmawati Lelo yang meninggal tahun 2021 lalu, Nerce Henuk, sangat berterima kasih kepada Kopdit Swasti Sari dan juga anaknya yang sudah menabung untuk kesejahteraan keluarganya.

“Anak saya menabung di tempat yang benar. Koperasi Swasti Sari sangat membantu kami selama berkabung, Koperasi Swasti Sari memberikan bantuan duka Rp  8 juta untuk membantu kami selama jenazah anak saya di rumah sampai disemayamkan. Dan hari ini juga dikembalikan semua milik alm yang disimpan di koperasi ini. Kami sangat terbantu dengan solidaritas dari koperasi ini,”   jelas nenek Henuk selepas penerimaan Daperma.

Menurutnya, anaknya kerja di luar negeri, namun menabung di Swasti Sari. Pihaknya juga tidak tahu kalau anaknya menabung di Kopdit Swasti Sari.

“Setelah meninggal dunia, Kopdit Swasti Sari datang menghibur kami dan memberikan santunan duka. Ini sangat membantu,” kata Henuk.

“Swasti Sari dengan motonya, orang mati dapat membantu dirinya sendiri. Memang saya percaya karena benar adanya. Dan juga hari ini saya sebagai ahli waris, saya mendapat Daperma cukup besar yakni Rp 379 juta rupiah. Saya berterima kasih kepada anak saya yang meninggal, begitu banyak cinta dan juga kepada Kopdit Swasti Sari yang menyimpan dan mengembalikan simpanan anak saya secara penuh, malah dua kali lipat,” serunya terharu. (np)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.