KPU Sumba Timur Tetapkan Bupati-Wakil Bupati Terpilih

  • Whatsapp

WAINGAPU KABARNTT.CO—Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumba Timur,  Senin (25/1/2021),  menggelar rapat pleno penetapan pasangan bupati dan wakil bupati terpilih, Kristofel Praing dan David Melo Wadu.

Rapat pleno penetapan pasangan kepala daerah terpilih itu dilakukan di Gedung Nasional Umbu Tipuk Marisi, Waingapu, Sumba Timur.

Bacaan Lainnya

Ketua KPU Sumba Timur, Oktavianus Landi, membacakan keputusan KPU bahwa pasangan Kristofel Praing-David Melo Wadu meraih suara pemilih sebanyak 80.152 suara sah atau 57,18 persen pada Pilkada Sumba Timur 2020.

“Pasangan calon  Kristofel Praing-David Melo Wadu meraih suara sah terbanyak sehingga secara resmi kami tetapkan sebagai bupati dan wakil bupati terpilih, Juga mengacu pada undang-undang dan peraturan KPU secara resmi juga besok kami serahkan dokumen lengkap terkait penetapan kepada DPRD Kabupaten Sumba Timur,” jelas Landi.

Bupati dan wakil bupati terpilih hadir dalam rapat pleno penetapan tersebut dengan protokol kesehatan yang ketat.

Bupati terpilih, Kristofel Praing, sangat berharap terjalinnya sinergi dan kerja sama dalam semangat kekeluargaan agar secara bersama membantu membangun Sumba Timur yang lebih baik dan dikawal oleh masyarakat agar terukur dan lebih baik.

“Mari kita bersama bahu-membahu membangun daerah tercinta ini ke arah yang lebih baik. Arah kepemimpinan kami adalah nasionalisme, demokrasi dan kemanusiaan, sehingga kami menjadi bupati dan wakil bupati untuk masyarakat Sumba Timur, bukan untuk diri pribadi atau segelintir orang,” tegas Praing.

Praing juga meminta masyarakat Sumba Timur agar tetap memberikan semangat, dukungan serta kritik dalam membangun Sumba Timur lima tahun ke depan agar lebih baik dan terukur.

Sementara Wakil Bupati Sumba Timur, David Melo Wadu, berterima kasih kepada masyarakat Sumba Timur yang memberikan kepercayaan dan amanah kepada mereka berdua membangun daerah ini.

“Semoga amanah dan tanggung jawab yang dipercayakan kepada kami bisa dijalankan dengan baik dan semaksimal mungkin. Namun kami tidak bisa jalan sendiri, dan kami juga pasti punya keterbatasan, sehingga kami minta dukungan penuh dari masyarakat agar roda pemerintahan ini di bangun atas dasar gotong royong,” tegasnya. (np)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *