Fraksi Golkar DPRD Kota Kupang Minta Pemerintah Programkan Progran Yang Dibutuhkan

  • Whatsapp

KUPANG KABARNTT.CO—Selepas agenda rapat Badan Anggaran, Ketua Fraksi Golkar DPRD Kota Kupang, Jemari Yoseph Dogon, menghimbau Pemerintah Kota Kupang agar lebih fokus terhadap program dan kegiatannya yang benar-benar dibutuhkan masyarakat.

Pemerintah Kota Kupang juga diminta mengevaluasi seluruh program yang telah dikerjakan tahun 2020, agar dipilah mana yang berhasil dan mana yang masih jauh dari keberhasilan. Juga perlu mengevaluasi apakah program-program tersebut benar dibutuhkan dan tepat kepada masyarakat ataukah tidak dibutuhkan masyarakat Kota Kupang.

Bacaan Lainnya

“Tidak lama lagi masuk bulan Juli, namun Bundaran PU belum beres, taman-taman tidak jelas, lampu jalan hancur, apalagi lampu hias. Kota Kupang dalam kondisi yang sangat kritis. Sehingga pemerintah jangan lagi memprogramkan hal–hal yang tidak menyentuh kebutuhan masyarakat,” kata Dogon, Senin (28/6/2021).

Menurut Dogon,  jika Pemkot Kupang  ingin melakukan program yang tepat sasaran dan dibutuhkan masyarakat Kota Kupang, harus lebih cerdas untuk turun ke seluruh pelosok Kota Kupang. Karena wilayah Kota Kupang ada 51 kelurahan dan dan 6 kecamatan, sehingga yang dipercantik jangan hanya di Jalan El Tari dan sekitarnya  saja, tetapi juga meliputi seluruh wilayah.

“Misalnya penerangan jalan, ya lampu jalan harus dipasang di titik-titik yang tepat dong, supaya kota ini terang, dan bukan hanya dalam kota yang terang, namun seluruh Kota Kupang,” serunya.

Dogon menyarankan agar program pemerintah jangan yang aneh-aneh lagi ke depan.  “Program ya, harus masuk akal dan harus merata di Kota Kupang.  Kalau bisa indah yang masuk akal, tidak usah aneh-aneh,” imbuhnya.

Dogon menekankan ke depan  DPRD Kota Kupang lebih kritis lagi melihat program-program pemerintah. Program-program pemerintah hendaknya benar-benar yang dibutuhkan masyarakat.

“Kami pastikan tidak akan mengakomodir lagi, dan menghimbau agar seluruh fraksi di DPRD Kota Kupang agar menyetujui program-program yang masuk akal saja dan menyentuh kepentingan masyarakat. Jika programnya tidak masuk akal mari kita tolak, ini untuk memperbaiki pelayanan di tengah masyarakat,” kata Dogon.

Dogon juga meminta pemerintah memprioritaskan bantuan seroja yang belum terealisasi hingga saat ini.

“Saat ini belum ada titik terang bantuan seroja untuk masuarakat. Jadi tolong lakukan sosialisasi agar memberikan informasi terkait bantuan tersebut, karena hingga hari ini belum ada kepastian.  Dengan demikian masyarakat tetap tenang menunggu hingga realisasi nanti. Kasian kan masyarakat yang berharap dan menunggu,” imbuhnya. (np)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *