Fraksi Golkar DPRD Kota Kupang Bantu Sembako untuk Korban Seroja

  • Whatsapp

KUPANG KABARNTT.CO—Fraksi Golkar DPRD Kota Kupang,  Kamis (15//2021), turun membantu sembako kepada warga korban terdampak badai seroja.

Bantuan kemanusiaan berupa beras dan telur ayam ini diserahkan ke warga di beberapa titik pengungsian di Kota Kupang.

Bacaan Lainnya

Ketua Fraksi Golkar DPRD Kota Kupang, Jemari Yoseph Dogon, mengatakan bersama anggota fraksi mereka berkeliling memantau rehabilitasi pasca bencana dan juga menyerahkan paket sembako yang dibutuhkan masyarakat di beberapa titik pengungsian.

“Itulah aksi konkrit kami Fraksi Golkar DPRD Kota Kupang  di lapangan,” kata Dogon kepada kabarntt.co.

Dogon mengatakan, selain untuk warga terdampak bencana di Kota Kupang, bersama DPD I Partai Golkar NTT  dan anggota Fraksi Golkar DPRD di daratan Timor, mereka juga mengumpulkan bantuan dan menyalurkan ke para warga korban bencana di daratan Timor.

“Kami di Kota Kupang menggalang dan mengumpulkan sejumlah bantuan untuk di salurkan di seluruh daerah yang terdampak badai siklus seroja di NTT. Ini keadaan darurat yang perlu mendapat perhatian khusus, bukan saja pemerintah, namun dari semua pihak,” kata Dogon.

Dogon merinci bantuan yang mereka kumpulkan untuk disalurkan kepada para korban bencana antara beras dan telur.

“Bantuan ini kami antar langsung ke beberapa  titik pengungsian. Kami cari memang yang paling terdampak siklus seroja. Ada lima titik yang kami kunjungi. Di bantaran Kali Liliba dan Oebobo memang perlu lebih diperhatikan karena memang rusak parah. Ya, untungnya Pak Gubenur sudah ke sini jadi yang jelas sudah tahu bagaimana menanganinya,” jelasnya.

Lebih lanjut Dogon mengatakan, terkait penerangan dalam Kota Kupang hampir semua sudah normal. “Namun di bantaran kali dan beberapa titik itu belum menyala. Sehingga PLN harus turun agar membenahi secara detail dan pasti kerusakan gardu maupun kabel yang putus akibat badai tersebut,” tegas Dogon.

PLN juga, kata Dogon, harus punya target yang jelas, karena sudah hampir dua minggu masih banyak titik yang listriknya belum menyala.

“Saya juga menghimbau PLN agar betul-betul turun di setiap titik agar secara detail membenahi, karena beberapa titik seperti Naimata belum juga menyala, Sikumana di belakang Gereja Familia itu juga belum nyala, Jalan Oelon, Belo, Fatukoa. Jadi PLN harus punya target yang jelas kapan selesai untuk penerangan. Kasihan masyarakat belum dapat jaringan pontang-panting cari listrik untuk sekadar cas HP,” serunya.

Terkait bantuan bencana nanti dari Pusat, Pihaknya meminta agar tranparan dalam data dan mekanisme penyaluran, sehingga merata dan tidak ada yang dianak-tirikan, dan DPRD Kota Kupang akan mengawasi bantuan dari Pusat agar tidak ada yang tercecer.

“Sebagai Ketua Fraksi Partai Golkar,  saya sangat harapkan nanti bantuan dari pusat jangan sampai nanti mereka datang terlambat dan akhirnya masyarakat sudah dengan inisiatif sendiri membangun lagi, sehingga bantuan datang tidak diakomodir lagi karena masyarakat sudah membangun,” katanya mengingatkan.  (np)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *