Pilkada Mabar, Gusti Dula Minta Dukung Maria Geong-Silverius Sukur

  • Whatsapp

LABUAN BAJO KABARNTT.CO—Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Manggarai Barat (Mabar) masih ramai setelah Agustinus Ch. Dula tampil di Rumah Gendang Ranggu,  Desa Ranggu, Kecamatan Kuwus Barat, Mabar, Minggu (12/7/2020) malam.

Gusti Dula yang juga Bupati Mabar itu hadir di Desa Ranggu dalam  acara ritual tei hang kolang (memberi makan kepada leluhur) oleh pasangan calon Bupati Mabar, Maria Geong-Silverius Sukur yang tampil dengan tagline Paket Misi.

Selain Gusti Dula, turut hadir dalam acara tersebut Wakil Ketua I DPRD Mabar. Darius Angkur, dan beberapa anggota DPRD Mabar, tokoh agama, tokoh adat dan ratusan pendukung lainnya.

“Gendang Ranggu dan Natas Ranggu punya sejarah,” tegas Gusti Dula dalam sambutannya di hadapan pendukung Paket Misi.

Gendang Ranggu dan Natas Ranggu yang dimaksud ialah rumah adat dan halaman Kampung Ranggu.

Dula mengakui, sebelum menjadi Bupati Manggarai Barat berpasangan dengan Maria Geong, dirinya pernah diutus di rumah adat dan halaman kampung yang sama yaitu Kampung Ranggu. Keduanya kemudian berhasil menjadi bupati dan wakil bupati.

“Saya yakin ini saatnya, kapan lagi kalau bukan sekarang, siapa lagi kalau bukan Ibu Maria, siapa lagi kalau bukan orang Kolang? Dalam ritual adat tei hang kolang kita berharap agar para leluhur bisa membantu kita dalam perjuangan,” harapnya.

Dula juga menjelaskan maksud dari ritual tei hang kolang tersebut sebagai sesajian untuk leluhur.

Menurutnya, leluhur merupakan orang yang berhasil guna, berdaya guna, dan berjasa guna.  Karena leluhur merupakan hasil ciptaan Tuhan yang sangat berjasa bagi manusia. Kemenangan yang diraihnya dalam pilkada kali lalu, diyakini Gusti Dula berkat restu dari para leluhur.

Bupati dua periode itu juga memaparkan bahwa hingga saat ini belum ada dari kawasan Kolang yang sudah menjadi bupati. “Kalau bukan sekarang kapan lagi?” tantangnya.

“Sekarang saatnya kami orang Lembor, mau dukung orang Kolang untuk jadi bupati. Kehadiran undangan malam ini sangat dahsyat, dan sementinya kehadiran kita malam ini menjadi pijakan awal,” jelasnya.

Ia berharap, agar apa yang ia sampaikan harus menjadi kenyataan. Menurutnya Ibu Maria Geong merupakan seorang figur terseleksi. Seorang yang representatif mewakili kaum perempuan.

Ia juga mengakui kehebatan Ibu Maria Geong menjadi wakilnya. Menurutnya, keberhasilan pembangunan di Manggarai Barat tersebut adalah hasil kerja sama bupati dan wakil bupati.

“Ibu Maria sudah saatnya untuk menjadi bupati. Mengangkat harkat dan martabat orang Kolang, kapan lagi kalau bukan sekarang?” harapnya. (obe)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *