Hasil Verifikasi, Paket AYO Belum Penuhi Syarat Dukungan

  • Whatsapp

KEFAMENANU KABARNTT.CO—Pasangan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Agustinus Talan dan Yosef Akoit (Paket AYO) hanya mengantongi 7.369 syarat dukungan yang memenuhi syarat. Sedangkan yang tidak memenuhi syarat sebanyak 9.436 dukungan.

Hasil ini didapat dari rapat pleno rekapitulasi hasil verifikasi faktual terhadap berkas syarat dukungan pasangan Paket AYO, Selasa (21/7/2020) di Kantor KPUD TTU.

Bacaan Lainnya

Dengan hasil ini, Paket AYO masih kekurangan 9.436 syarat dukungan. Karena itu  Paket AYO wajib menyerahkan perbaikan dua kali lipat dari kekurangan atau sebanyak 18.872 dukungan.

Rapat pleno itu dihadiri ketua dan anggota komisioner KPUD TTU, ketua dan anggota komisioner Bawaslu TTU, pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati dari Paket AYO, serta para ketua dan anggota PPK se-Kabupaten TTU.

Ketua KPUD Kabupaten TTU, Paulinus Lape Feka, mengatakan, sesuai dengan jadwal pelaksanaan rapat pleno rekapitulasi syarat dukungan calon perseorangan dilakukan pada tanggal 20 sampai 21 Juli 2020. Namun KPUD TTU memutuskan untuk melakukan rapat pleno rekapitulasi verifikasi faktual tingkat kabupaten  pada tanggal 21 Juli 2020.

“Hasilnya dukungan yang memenuhi syarat belum mencapai syarat minimum untuk calon dari perseorangan. Tidak mencapai 16.805,” kata Feka.

Feka mengatakan, sesuai dengan ketentuan aturan KPUD masih memberikan ruang untuk bakal pasangan calon memperbaiki dokumen dan syarat dukungan yang diberikan sebanyak dua kali lipat dari kekurangan dan waktu penyerahan mulai dari 25 sampai dengan 27 Juli 2020.

“Setelah penyerahan dokumen perbaikan, kita akan tempuh prosedur yang sama yaitu pemeriksaan dokumen untuk memastikan kelengkapan dokumen, jumlah harus terpenuhi. Dan jika memenuhi syarat, maka kita akan terbitkan berita acara, tapi kalau tidak memenuhi, maka kita akan tolak dan dibuat berita acara pengembalian,” terangnya.

Menurutnya, saat pengembalian dokumen, masih ada ruang untuk melakukan perbaikan, namun harus dalam waktu penyerahan dokumen perbaikan. Jika pada waktu yang sudah ditentukan bakal calon tidak menyerahkan dokumen perbaikan, maka dipastikan tidak akan menjadi kontestan pilkada. (siu)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *