300 Personil Gabungan TNI-Polri Amankan Pleno Hasil Pilkada Mabar

  • Whatsapp

LABUAN BAJO KABARNTT.CO–Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi dan Penetapan Hasil Penghitungan Suara Tingkat Kabupaten Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Manggarai Barat di Kantor KPU Manggarai Barat,  Rabu (16/12/2020), mendapat pengamanan ketat dari pihak TNI dan Polri.

Sebanyak 300 personil gabungan TNI dan Polri bersenjata lengkap siaga di sekitar Kantor KPU Manggarai Barat di Labuan Bajo.

Bacaan Lainnya

“Hari ini kita siapkan 300 pasukan gabungan TNI-Polri  siaga di KPU Mabar. Sejak awal tahapan pilkada, total personil pengamanan adalah 2.117 personil,” ungkap Kapolres Manggarai Barat, AKBP Bambang Hari Wibowo, S.I.K., M.Si.

Menurut Bambang, untuk pengamanan pelaksanaan rapat pleno rekapitulasi tersebut Polres Manggarai Barat sangat serius. Terbukti 300-san personil diturunkan, satu unit mobil Rantis (Kendaraan Taktis) hingga K9 (Anjing Pelacak) dikerahkan.

Sebelum pelaksanaan kegiatan dimulai, Unit K9 Satuan Samapta Polres Manggarai Barat melakukan sterilisasi dari luar gedung. Lorong–lorong hingga ruang rekapitulasi dan penetapan hasil penghitungan suara, semuanya diperiksa keamanannya dengan teliti.

Tak lupa pula diterapkan protokol kesehatan pencegahan pandemi Covid-19 dengan cara 3M (Memakai Masker, Mencuci tangan dengan Air Mengalir, dan Menjaga Jarak).

“Kami hadir di sini dalam rangka pengamanan rekapitulasi pemilihan yang berada di Kabupaten Manggarai Barat. Sebentar lagi berlangsung rekapitulasi data hasil pencoblosan di lapangan tingkat TPS dan sudah dilakukan penghitungan di tingkat PPK (Kecamatan) dan sekarang tingkat KPU,” ujarnya.

Kepada media ia juga menyampaikan,   pelaksanaan rapat pleno tingkat KPU tersebut dapat terlaksana aman lancar dan sehat. Apalagi  Negara Indonesia adalah negara demokrasi. Apapun hasilnya harus hormat terhadap keputusan KPU.

“Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Manggarai Barat agar taat hukum, negara kita adalah negara demokrasi. Ciri dari sebuah negara demokrasi adalah pemimpinnya dipilih dari rakyat. Sehingga kita sama–sama tunggu, sabar, biarkan KPU yang memutuskan siapa yang menang dan yakinlah negara kita sudah memiliki Undang–Undang mekanisme pemilihan, salah satunya yang dilakukan KPU hari ini,” jelasnya lebih lanjut.

Dengan tegas ia mengatakan, apabila ada sekelompok orang yang ingin melawan negara, yang ingin mengacau situasi negara, lebih khususnya dalam pelaksanaan setiap tahapan pilkada yang dilaksanakan di Kabupaten Manggarai Barat, Polri tidak akan segan–segan menindak tegas sesuai dengan hukum yang berlaku.

Kepada masyarakat Mabar, ia mengajak agar sama-sama menjaga situasi keamanan, serta memerangi bersama Pandemi Covid-19 sehingga tetap sehat dan aman.

“Diimbau kepada para simpatisan calon dan masyarakat lainnya agar tidak melakukan kegiatan konvoi atau pawai yang berlebihan sehingga tidak menimbulkan gesekan dengan massa pendukung paket lain dan tetap selalu mematuhi protokol kesehatan Covid-19,” harapnya. (obe)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *