Pemkab TTU Sosialisasi Aplikasi  SP4N LAPOR

KEFAMENANU KABARNTT.CO – Upaya mewujudkan pelayanan publik yang prima, Pemerintah Daerah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui Bagian Organisasi Sekretariat Daerah (Setda), Senin (21/11/2022),  menggelar sosialisasi aplikasi Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N) – Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (LAPOR).

Kepada wartawan, Kepala Bagian (Kabag) Organisasi Setda TTU, Tarsisius Sasi, S. Fil, mengatakan tujuan sosialisasi adalah memperkenalkan aplikasi SP4N LAPOR yang diharapkan  melalui aplikasi tersebut masyarakat dapat menyampaikan aduan terhadap layanan publik di Pemerintah Daerah Kabupaten TTU secara efektif, efisien dan kuat.

“Sosialisasi SP4N LAPOR juga untuk mengimplementasikan amanat Undang-Undang Nomor 25 tahun 2009 terkait dengan pelayanan publik,” kata Tarsisius.

Dikatakan Tarsisius, untuk sosialisasi SP4N LAPOR tersebut, pihaknya bekerja sama dengan USAID ERAT, salah satu NGO yang memang bekerja sama dengan pemerintah untuk tata kelola pemerintahan yang baik.

“Kebetulan di visi-misi Bupati dan Wakil Bupati TTU 2021-2026 sebagaimana tertuang dalam RPJMD di misi ke 4 yaitu mengisi tata kelola yang baik, teman-teman kita dari USAID ERAT memiliki misi yang sama untuk membangun tata kelola pemerintahan yang baik sehingga kita kerja sama laksanakan kegiatan sosialisasi ini,” ujarnya.

Lebih lanjut Tarsisius mengatakan, dalam pelaksanaan sosialisasi itu pihaknya selaku koordinator mengkoordinir sekaligus mendampingi OPD terkait dengan meningkatkan kualitas publik sesuai porsi seperti membantu menyusun SP, SPO untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik sesuai tupoksi masing-masing.

Tarsisius mengaku, dalam pelaksaan sosialisasi tersebut, pihaknya juga melibatkan tokoh-tokoh perempuan yang bergerak mendampingi kaum perempuan yang sering menjadi kaum terpinggirkan. Juga tokoh-tokoh pemerhati kaum disabilitas, seperti para biarawan-biarawati (pastor, suster, pendeta).

“Maksudnya agar kaum yang merasa terpinggirkan turut bertanggung jawab atas pengelolaan pembangunan lewat aplikasi ini untuk kemudian disebarluaskan kepada masyarakat,” jelasnya.

Diuraikan Tarsisius, Aplikasi SP4N LAPOR dikelola oleh Kantor Staf Kepresidenan bekerjasama dengan Kemendagri, Kemenpan yang diawasi oleh lembaga pengawas publik yang namanya Ombudsman RI.

Untuk Kabupaten Timor Tengah Utara,  pengelolaan aplikasi SP4N LAPOR sudah berjalan baik di OPD hingga tingkat kecamatan karena ada admin yang mengelola.

Tarsisius  menambahkan, dalam sosialisasi pihaknya bersama unsur-unsur terkait menjadi duta informasi untuk menyebarluaskan aplikasi SP4N LAPOR kepada masyarakat karena di dalam aplikasi ini ada ruang untuk mengadu juga untuk melakukan klarifikasi.

“Jadi dengan aplikasi ini, masyarakat dilatih untuk kemudian secara beretika melakukan pengawasan. Karena ada ruang untuk orang melapor, juga ada ruang bagi penyelenggara publik untuk klarifikasi,” tutupnya. (siu)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *