Melki Laka Lena Kunjungi RSUD Reda Bolo dan 3 Puskesmas di SBD

TAMBOLAKA KABARNTT.CO—Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Emanuel Melkiades Laka Lena, Jumat (6/5/2022), melakukan kunjungan kerja ke RSUD Reda Bolo dan 3 puskesmas di Sumba Barat Daya.

Dalam kunjungan resesnya di RSUD Pratama Reda Bolo, Tambolaka,  Melki Laka Lena menyerahkan paket rapid antigen untuk penelusuran kasus aktif covid-19 dan juga menyeleksi pasien yang akan berobat di RS tersebut.

Bacaan Lainnya

Selain RSUD Reda Bolo, Ketua DPD Golkar NTT itu juga mengunjungi tiga puskesmas untuk menyerap aspirasi dalam percepatan pelayanan kepada masyarakat serta melihat secara langsung fasilitas kesehatan yang ada di pusat kesehatan masyarakat.

Tiga puskesmas tersebut yakni  Puskesmas Waladimu di Kecamatan Kodi Bangedo, Puskesmas Bondo Kodi di Kecamatan Kodi dan Puskesmas Kori di Kecamatan Kodi Utara.

Kader Partai Golkar SBD, Heri Pemudadi, yang ikut dalam kunjungan tersebut menjelaskan bahwa dalam rangka reses Melki Laka Lena sudah melakukan kunjungan serta menyerap aspirasi di 3 puskesmas dalam rangka percepatan pelayanan dan juga ketersediaan fasilitas kesehatan di 3 puskesmas dan RSUD tersebut.

“Tadi Pak Melki mengunjungi 3 puskesmas menyerap aspirasi dan juga bagaimana fasilitas kesehatan di sana. Setelah itu ke RSUD Pratama Reda Bolo. Di sana Pak Melki menyerahkan pake rapid antigen dan juga berjanji akan berkoordinasi dengan kementerian agar segera memproses kenaikan tipe RSUD Reda Bolo agar pelayanan dengan BPJS kesehatan dapat digunakan di sini, sehingga masyarakat tidak jauh-jauh lagi ke RS tetangga untuk berobat,” jelas Heri yang juga anggota Fraksi Golkar DPRD SBD itu.

RSUD Reda Bolo, kata Heri, masih tipe D, dan karena itu belum bisa kerja sama dengan BPJS Kesehatan.  “Karena itu Pak Melki akan melakukan koordinasi agar tipe RSUD ini naik menjadi tipe C, sehingga BPJS Kesehatan bisa dilayani di sini. Pasalnya masyarakat harus ke RS tetangga untuk mendapatkan pelayanan kesehatan dengan BPJS Kesehatan,” kata Heri.

“Sebagai wakil rakyat dari SBD, kami sangat berharap ini bisa diproses;. Kami kasihan masyarakat harus berjalan begitu jauh untuk mendapatkan pelayanan kesehatan, padahal kita punya RSUD. Namun karena masih tipe D jadi pelayanan menggunakan BPJS Kesehatan belum dilayani. Semoga prosesnya cepat, sehingga pelayanan kesehatan di SBD berjalan dengan baik,” harapnya. (np)

Pos terkait