Wartawan di Ende Rapid Antigen, Semua Negatif

  • Whatsapp

ENDE KABARNTT.CO—Usai Bupati Ende, Djajar Achmad, positif Covid-19, sejumlah pekerja media di  Kabupaten Ende, Kamis (25/2/2021),  menjalani rapid antigen.

Rapid antigen merupakan inisiatif para pekerja media sendiri menyusul Bupati Ende, Djafar Achmad, mengumumkan dirinya terkonfirmasi positif Covid 19 melalui video yang diunggah, Rabu (24/2/2021).

Bacaan Lainnya

Para pekerja media menyadari karena sering berinteraksi dan kontak erat dengan orang nomor satu di Kabupaten Ende tersebut.

Seperti yang disaksikan, para wartawan itu mendatangi Puskesmas Kota Ende di Jalan Lolos Raya, Kelurahan Mautapaga, Kecamatan Ende Timur melakukan rapid antigen.

Proses rapid test antigen dilakukan oleh dua petugas Puskesmas Kota Ende,  Marianus Haryono Soi dan Antonia Nungga.

“Inisiatif rapid antigen yang kami lakukan  ini  karena teman-teman awak media tersebut melakukan kontak erat dengan Bupati Djafar saat penyelenggaraan konferensi pers di Ruang Kerja Bupati Ende, Senin, 22 Februari yang lalu,” ujar Ansel Kaise.

Wartawan Ekora NTT  yang bertugas di Kabupaten Ende ini menjelaskan, sebagai pekerja media dengan tingkat mobilitas tinggi wajib memastikan diri, apalagi sehari sebelumnya sempat  kontak erat dengan Bupati Djafar Achmad.

“Sekali lagi ini inisiatif rekan-rekan wartawan. Kami datang sendiri. Lapor petugas dan dirapid. Kita berharap para pihak yang kontak erat dengan Bapak Bupati bisa jalani proses tracing. Ini untuk kebaikan keluarga dan masyarakat,” kata Ansel.

Sementara itu Rofinus Wula dari RRI Ende mengatakan, dirinya dengan kemauan sendiri datang untuk melakukan rapid antigen.

Rofinus mengatakan, sebelumnya dirinya sudah dua kali melakukan rapid  yang  dilaksanakan oleh lembaganya.

“Tapi karena kontak erat dengan Pak Bupati, dan untuk memastikan apakah juga terkonfirmasi covid, maka saya datang sukarela untuk ikut dirapid,” kata Rofinus.

Dia mengatakan, dengan melakukan rapid antigen tersebut, bisa menjaga kondisi keluarga, masyarakat sekitar terhadap virus corona tersebut.

Setelah menunggu kurang lebih  20 menit, petugas Puskesmas Kota Ende mengumumkan bahwa 6 awak media yang menjalani rapid test antigen dinyatakan negatif.

“Hasilnya negatif semua kakak,” ujar petugas Puskesmas Kota  Ende, Antonia Nungga.

Sementara itu Sekretaris BPBD Kabupaten Ende, Ida Muda Mite, secara terpisah mengatakan, pihaknya telah melakukan penyemprotan disinfektan di Kantor Bupati Ende. Penyemprotan dilakukan pasca Bupati Ende Djafar Achmad terkonfirmasi positif Covid-19.

“Hari Kamis ini kami telah melakukan penyemprotan di seluruh ruangan Setda Ende, selain tentunya di Ruang Pak Bupati,” kata Ida. (ase)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *