Serial Digitalisasi Perkuat Program Strategis Partai Golkar

  • Whatsapp

KUPANG KABARNTT.CO—Ketua DPD I Partai Golkar NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena,  mengingatkan pentingnya digitalisasi dalam berbagai sektor publik dan bagaimana implementasinya.

Melki  mengatakan hal itu ketika membuka serial digitalisasi dengan tema “Pentinnya Digitalisasi dalam Berbagai Sektor Publik dan Bagaimana Implementasinya”  Jumat (17/9/2021) malam lewat zoom meeting.

Bacaan Lainnya

Ketua DPD Golkar NTT itu membuka  pertemuan dari Tanah Papua. Wakil Ketua Komisi IX DPR RI itu mengatakan, rangkaian serial dialog maupun sharing yang dilakukan Partai Golkar di NTT secara berkala merupakan kegiatan untuk memperkuat 8 program strategis Partai Golkar.

“Terima kasih kepada kedua narasumber yang akan memberikan materi tentang digitalisasi, dan teman-teman yang hadir dalam rangkaian serial untuk membahas serta memperkuat program strategis  Golkar.  Dan tema saat ini kita perluas dan baru kemarin kita membahas pengembangan sektor digitalisasi yang poin besarnya adalah pentingnya membuat digitalisasi dalam pengembangan UMKM di NTT. Ini sangat nyambung dengan program kita ke depannya,” jelas Laka Lena.

Menurutnya, untuk mendorong 8 program strategis Partai Golkar agar lebih cepat dan efisien dengan pola digitalisasi, maka semua program Partai Golkar yang sudah didorong untuk masyarakat banyak harus berbasis digital kuat dan bermanfaat.

“Kita harus betul-betul mendalami itu karena digitalisasi sangat penting dalam sektor publik dan bagaimana kita mengimplementasikannya untuk memperkuat 8 program strategis ke depan,” tegasnya.

Acara serial digital yang dipandu Igo  Making ini menghadirkan dua pemateri, yakni Ina Rihi dari Kominfo Kota Kupang dan Dr. Dwi Prasetyo, dosen Undana Kupang.

Ina Rihi membeberkan data terkait pengguna internet di Indonesia dan NTT saat ini yang terus bertambah. Indonesia saat ini menduduki posisi ke-4 pengguna internet se-Asia.

“Saat ini Indonesia sementara menyiapkan satu data Indonesia dengan tata kelola yang sistematis dan tujuannya adalah menciptakan data yang berkualitas, muda diakses dan juga sebagai acuan untuk pemerintah pusat maupun daerah. NTT mendapat keuntungan karena salah satu tempat pembangunan kantor satu data akan dibangun di NTT,” kata Ina.

Menurutnya, dengan adanya sistem digital, maka akurasi data lebih tepat dan baik, sehingga kebijakan apapun yang dibuat oleh pemerintah pusat dan daerah akan lebih tepat sasaran.

Sementara Dwi Prasetyo menjelaskan pentingnya digitalisasi dalam berbagai sektor publik. Menyitir  pidato Presiden Jokowi, Prasetyo mengatakan, kita harus mencari model baru inovasi berskala elektronik.

“Beliau (Jokowi) bilang yang sudah tidak efektif, kita buat menjadi efektif dan yang sudah tidak efeisien, kita akan buat menjadi lebih efisien,” kata Prasetyo mengutip Jokowi.

Prasetyo mengatakan, saat ini digital sudah menjadi ekosistem yang mendorong mempercepat kebijakan-kebijakan pemerintah daerah kepada masyarakat. Transformasi digital diharuskan untuk dimanfaatkan di semua lini kehidupan.

“Seperti di dunia pendidikan yang berbasis digital, anak-anak harus daring dari rumah sehingga diharuskan berbasis digital,” katanya.

“Semua sektor harus berbasis digital. Kalau tidak kita akan dikalahkan oleh digital itu sendiri, sehingga semua progran strategis dari Partai Golkar dituntut untuk berbasis teknogi, tidak boleh bilang tidak, kalau mau maju selangkah ya harus digital,” imbuhnya. (np)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *