Satgas Yonarmed 3/105 Tarik Ajar Pencak Silat untuk Anak Muda Desa Eban

  • Whatsapp

KEFAMENANU KABARNTT.CO -Pencak silat merupakan salah satu seni bela diri yang populer di Indonesia. Selain sebagai warisan budaya tradisional Indonesia yang turun-temurun, pencak silat juga sudah mendapatkan pengakuan dunia internasional sebagai Warisan Budaya Tak Benda Dunia oleh Unesco.

Cabang olah raga ini semakin mendunia. Bahkan telah menjadi salah satu cabang olah raga resmi yang dipertandingkan di Pekan Olahraga Nasional (PON) hingga SEA Games yang diikuti oleh negara-negara se-Asia Tenggara.

Bacaan Lainnya

Dalam rangka melestarikan warisan budaya ini, prajurit Satgas Yonarmed 3/105 Tarik secara rutin melatih para pemuda perbatasan yang ingin mempelajari lebih dalam seni bela diri pencak silat. Latihan berlangsung di Desa Eban, Kecamatan Miomaffo Barat, Kabupaten Timor Tengah Utara, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Demikian disampaikan Dansatgas, Letkol Arm Laode Irwan Halim, S.I.P., M. Tr. (Han)., Senin (8/2/2021). Menurut Irwan, bela diri merupakan suatu kesenian yang timbul sebagai suatu cara seseorang untuk mempertahankan atau membela diri.

Meski kerap dikaitkan dengan kekerasan, bela diri sebenarnya menyimpan segudang manfaat. Tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan jasmani, tetapi juga kesehatan mental atau psikologis seseorang.

“Bela diri jangan kita samakan dengan berkelahi. Justru jika dilakukan secara rutin dan tepat, kegiatan bela diri juga dapat membakar kalori, menyehatkan jantung, meningkatkan stamina serta memperkuat kekuatan otot dan tulang, sehingga membuat seseorang menjadi lebih bugar dan sehat,” ujar Irwan.

Irwan mengatakan,  Satgas memiliki personel yang menguasai bela diri, salah satunya pencak silat. “Di samping itu memang terdapat beberapa anak yang sudah memiliki kemampuan dasar. Kehadiran personel Satgas di sini adalah mengasah dan mempertajam kemampuan anak-anak tersebut,” tambah Irwan.

Dilatih langsung oleh Kapten Ctp Agus Saleh dan Praka Eko personel Makosatgas Yonarmed 3/105 Tarik, anak-anak warga Desa Eban terlihat sangat antusias dan sungguh-sungguh berlatih bela diri.

“Secara tidak langsung bela diri juga akan melatih kedisiplinan, melatih menghargai orang lain dan melatih mengatur emosi. Ini sangat bagus untuk bekal anak-anak ke depan,” ucap Kapten Agus.

Salah satu anak muda, Oktovianus Naben,  mengaku sangat senang karena sudah dilatih oleh para personel Satgas Yonarmed 3/105 Tarik.

“Terima kasih Pak, latihannya lumayan capek tapi seru. Minggu depan apa ada jurus baru Pak?”  kata Naben sambil bertanya. (siu)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *