“Pak Mekeng, Kami Minta Jalan Kami Diperbaiki”

  • Whatsapp

LARANTUKA KABARNTT.CO—Permintaan di judul berita ini adalah ungkapan hati masyarakat Desa Basira, Kecamatan Tanjung Bunga, Kabupaten Flores Timur yang ditujukan kepada Markus Mekeng ketika paket sembako dari anggota DPR RI ini sampai ke tangan  masyarakat desa ini, Minggu  (11/7/2021).

Sembako Mekeng bekerja sama dengan Bank Indonesia ini diserahkan langsung oleh Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Flores Timur, Yoseph Sani Betan, ST, bersama Ketua Partai Golkar Kecamatan Tanjung Bunga, Mateus Boki Maran, serta Ketua  AMPG Flotim, Masri Kerans, dan Ketua Kasgoro Flotim, Ryan Teluma. Bantuan diterima langsung Kepala Desa Basirah, Siprianus Wuring Belen serta seluruh warga penerima bantuan.

Bacaan Lainnya

Kepala Desa Basirah, Siprianus Wuring Belen, mengaku nama Melchias Markus Mekeng sudah sangat dikenal oleh semua masyarakat Flores Timur sebagai anggota DPR-RI yang selalu memperhatikan infrastruktur jalan dan jembatan di Flores Timur.

Karena itu, mewakili warga Basirah, Siprianus meminta penuh harap agar Mekeng bisa membantu pembangunan jalan dari Desa Aransina ke Desa Basirah.

Siprianus mengakui bahwa kondisi jalan dari tiga desa di ujung timur Pulau Flores ini sangat memprihatinkan. Ketiga desa tersebut yakni Desa  Koten, Desa Basirah dan paling ujung Desa Kolontobo.

Jalan sekitar  7 Km yang melintasi tiga desa ini sangat memprihatinkan. warga tiga desa ini belum menikmati jalan aspal hingga saat ini.

Sebelum masuk Desa Koten ada sebuah sungai yang belum ada jembatan sehingga masyarakat ketiga ketiga desa ini sangat kewalahan ketika hendak beraktivitas di luar ketiga desa ini. Mereka sangat sulit ke Larantuka karena kondisi jalan yang sangar parah. Tak heran pertumbuhan ekonomi mereka terhambat.

Mendengar keluhan masyarakat Desa Basirah terkait jalan dan jembatan  tersebut, Nani Betan, sapaan akrab Yoseph Sani Betan,  menyampaikan bahwa dirinya memastikan bahwa tahun 2022 nanti bisa dislesaikan.

“Kemarin tahun 2019 Pemda Flotim  menganggarkan, namun dananya kurang sehingga tidak ada peminat. Kemudian tahun 2020 dianggarkan lagi Rp 5 miliar, namun hanya urukan saja.  Ke depan akan dianggarkan lebih besar sehingga jalan dan jembatan untuk ketiga desa tersebut bisa selesai. Karena ada manusia di sini, maka sepantasnya kita wajib melakukan pembangunan,” tegas mantan Ketua DPRD Flores Timur ini.

Nani Betan juga menyapaikan kesediaannya untuk melakukan koordinasi dengan Melchias Mekeng terkait keluhan masyarakat  Desa Basirah mengenai jalan dan jembatan. Dengan demikian, Melchias Mekeng  bisa memperhatikan dengan memperjuangkan anggaran untuk pembangunan jalan dan jembatan di ujung  timur Pulau Flores ini.

Menegenai sembako dari Melchias Mekeng yang bekerj aama dengan Bank Indonesia, Nani Betan menyampaikan bahwa ini merupakan aksi Karya Gotong Royong Partai Golkar dalam upaya dan program  Partai Golkar dari pusat hingga ke desa untuk membantu pemerintah dalam Program Penaganan dan Pencegahan Covid-19 serta mendukung upaya perbaikan ekonomi selama masa pandemi Covid-19.

Aksi ini kemanusiaan ini, kata Nani, secara rutin dan terprogram dilakukan sejak bulan Maret tahun 2020 hingga saat ini.  Bantuan itu meliputi bantuan alat kesehatan, alat pelindung diri, bantuan dukungan usaha UMKM serta bantuan sembako dan obat-obatan.

“Ini adalah murni panggilan kemanusiaan untuk berbagi dan tentu juga menjadi tugas dan fungsi  partai politik. Partai politik hadir juga di dalam krisis persoalan kemanusiaan, bukan hanya hadir di even- even politik,”  terang Nani.

Elisabeth Kote Kelen (54), seorang warga masyarakat penerima bantuan menyampaikan terima kasihnya kepada Melchias Mekeng dan Nani Betan serta seluruh jajaran pengurus Partai Golkar yang telah membantu meringankan beban masyarakatnya dalam masa pandemi Covid-19 ini.  (ema/den)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *