Letakkan Batu Pertama Gereja, Bupati Lembata Minta Lakukan Hal Kecil dengan Cinta Yang Besar

  • Whatsapp

LEWOLEBA KABARNTT.CO—-Bupati Lembata, Dr. Thomas Ola Langoday,  meyakini bahwa seluruh proses pembangunan Gereja St. Antonius Stasi Liwulagang, Paroki Boto di Kecamatan Nagawutung, Lembata  bakal berjalan lancar karena diberkati Tuhan.

“Terima kasih kepada Romo Deken yang sudah memberkati dan meletakkan batu pertama pembangunan gereja ini.  Saya mempunyai keyakinan bahwa bukan satu batu saja yang diberkati, tetapi  umat stasi ini juga diberkati. Diberkati oleh Allah Bapa di surga melalui tangan Romo Deken. Karena itu panitia harus punya keyakinan yang sama bahwa Tuhan yang memulai perencanaan ini, Tuhan yang memulai peletakan batu pertama, Dia yang memberkati, Dia yang mengawal seluruh proses ini dan Dia juga yang akan mengakhiri pembangunan gereja ini. Bangun gereja ini harus dengan sebuah keyakinan,” kata dalam sambutannya  pada acara peletakan batu pertama pembangunan Gereja St. Antonius Stasi Liwulagang Paroki Boto di Kecamatan Nagawutung, Selasa (28/9/2021) lalu.

Bacaan Lainnya

Dengan keyakinan itu, Langoday menyumbang semen hanya satu sak saja untuk pembangunan Gereja Stasi Liwulagang.

“Hari ini saya memberi sumbangan satu sak semen. Kenapa satu sak semen? Saya mau memberi tahu kepada masyarakat  semua. Kita melakukan hal-hal kecil dengan cinta yang besar. Jangan kita melakukan hal-hal besar tanpa cinta, jangan melakukan hal besar tanpa kasih sayang,” kata Langoday memberi alasan.

Sejak dilantik menjadi Bupati Lembata,  Gereja Stasi Liwulagang adalah gereja pertama dalam proses pembangunan yang dikunjungi Langoday. Karena itu  kata Langoday, panitia  harus selalu berkomunikasi dengannya.

“Jangan sampai kita datangkan semen lalu ditumpuk sampai membeku di sini,” katanya.

Sementara Deken Lembata, Romo Philipus Sinyo da Gomes, dalam kesempatan yang sama memberikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi atas kehadiran Bupati Lembata bersama ibu dan rombongan.

“Penghargaan dan terima kasih kepada Bapa Bupati bersama Ibu yang meluangkan waktu untuk hadir pada kesempatan ini. Saya memandang ini sebagai sesuatu yang luar biasa, sangat berkesan untuk saya pribadi karena inilah wujud nyata dukungan dan kerja sama antara pemerintah dan Gereja. Harapan saya dalam kesempatan acara Gereja pada waktu yang lain Bapak Bupati hadir karena Gereja tidak bisa berjalan tanpa pemerintah,” kata Romo Sinyo. (tim)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *