Ketua TP PKK TTU Kukuhkan Bunda PAUD dan Bunda Literasi 14 Kecamatan

  • Whatsapp

KEFAMENANU KABARNTT.CO – Ketua TP PKK Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Dra. Elfira B. Juandi Ogom, melantik dan mengukuhkan Bunda PAUD dan Bunda Literasi dari 14 kecamatan se-TTU di Aula Rumah Jabatan Bupati TTU, Senin  (27/9/2021).

Sebagaimana disaksikan wartawan,  hadir pada pengukuhan tersebut Ibu Wakil Ketua TP PKK TTU, Nyonya Susana Sarumaha Binsasi, Sekretaris Dinas PMD kabupaten TTU, Kristoforus Abi, para camat dan mantan camat di wilayah TTU.

Bacaan Lainnya

Selain dilakukan pelantikan dan serah terima Ketua TP-PKK, juga dilakukan pengukuhan Bunda PAUD dan Bunda Literasi pada 14 kecamatan di kabupaten TTU.

Ke-14 ketua TP – PKK yang dilantik antara lain :

  1. Ketua TP PKK Kecamatan Biboki Feotleu: Ny. Maria Yulita Tabean Bukifan, S.Pd.
  2. Ketua TP PKK Kecamatan Biboki Selatan : Ny. Metriana Olin Siki
  3. Ketua TP PKK Kecamatan Biboki Tanpah : Ny. Theresia Margaretha Ndun Dhi
  4. Ketua TP PKK Kecamatan Insana, Ny. Bernadetha Tabesi Rafu
  5. Ketua TP PKK Kecamatan Insana Barat, Ny. Selviana Gawu Hati Tami
  6. Ketua TP PKK Kecamatan Insana Fafinesu, Ny. Veronika Hati
  7. Ketua TP PKK Kecamatan Insana Tengah, Ny. Maria M. Neno Pujilestari
  8. Ketua TP PKK Kecamatan Insana Utara, Ny. Reny E. Falo Haning
  9. Ketua TP PKK Kecamatan Miomaffo tengah, Ny. Anaci V. Rubu Ndoen
  10. Ketua TP PKK Kecamatan Miomaffo Timur, Ny. Maria Magdalena Binsasi Adu
  11. Ketua TP PKK Kecamatan Mutis, Venidora Subay Atok
  12. Ketua TP PKK Kecamatan Noemuti, Ny. Anik Wahyuni, ST
  13. Ketua TP PKK Kecamatan Noemuti Timur, Ny. Vemi Fibertina Tefa
  14. Ketua TP PKK Kecamatan Biboki Anleu, Ny. Elizabeth Usfal Eli

Ketua TP PKK Kabupaten TTU, Dra. Elfira B. Juandi Ogom, kepada wartawan mengungkapkan proses pelantikan yang dilakukan merupakan bagian dari rotasi dan promosi jabatan yang dilakukan oleh Pemkab TTU beberapa waktu lalu.

“Pelantikan ini terjadi karena beberapa waktu yang lalu suami dari ibu-ibu ketua TP – PKK ini dirotasi dan dipromosikan jabatannya sebagai camat, sehingga jika suami menjadi camat otomatis istrinya dilantik menjadi ketua TP-PKK,” tutur Elfira.

Elfira berpesan agar para ketua TP – PKK yang baru saja dilantik mendukung program kerja pemerintah, baik kabupaten maupun kecamatan, menyusun rencana kerja yang baik dan membentuk tim kerja yang solid. (siu)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *