Kajari TTU Buka Masa Pembinaan Siswa Perdana di SMP Lanaus

  • Whatsapp

KEFAMENANU KABARNTT.CO—Kepala Kejaksaan Negeri Timor Tengah Utara (TTU), Roberth Jimmy Lambila, SH, MH, melakukan kunjungan ke sekolah binaan SMPN Lanaus di Desa Lanaus, Kecamatan Insana, Kabupaten Timor Tengah Utara, Senin (12/7/2021).

Ini merupakan bentuk kejaksaan ada di tengah-tengah masyarakat untuk ikut mendorong kegiatan-kegiatan berkaitan dengan mencerdaskan kehidupan bangsa.

Bacaan Lainnya

Sebagaimana disaksikan media ini, kunjungan diawali upacara bendera perdana. Kajari TTU secara langsung bertindak sebagai inspektur upacara pengenalan siswa tahun pelajaran baru di sekolah yang baru didirikan tersebut.

Setelah upacara  bendera, kegiatan dilanjutkan dengan pemotongan pita sebagai tanda  mulai proses masa pembinaan siswa baru dan proses belajar mengajar perdana pada SMPN Lanaus.

Kajari TTU, Roberth Jimmy Lambila, dalam amanahnya pada upacara bendera perdana itu menyampaikan apresiasinya kepada para orang tua, panitia pembangunan SMPN Lanaus, pemerintah desa, serta seluruh unsur masyarakat Desa Lanaus yang dengan semangat dan kerja kerasnya, sehingga sekolah tersebut dapat mulai melaksanakan kegiatan belajar mengajar untuk pertama kalinya.

Roberth berpesan agar seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan gedung SMPN Lanaus dapat tetap semangat dan konsisten untuk melanjutkan pembangunan di sekolah yang saat ini masih dalam kondisi darurat tersebut.

“Hari ini merupakan suatu momen yang bersejarah bagi Desa Lanaus dan Kabupaten TTU.  Bahwa hari ini adalah hari pertama di mana SMPN Lanaus mulai beroperasi. Ini merupakan perjuangan yang panjang dari orang tua, pemerintah desa dan semua unsur masyarakat desa ini,” ungkap Roberth.

Roberth mengatakan, terlaksananya KBM di sekolah tersebut telah membuktikan bahwa seluruh masyarakat Desa Lanaus telah menjalankan amanah sesuai UUD Republik Indonesia dimana salah satu tujuannya adalah mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Hari ini masyarakat Desa Lanaus telah menunjukkan semangatnya supaya generasi di Desa Lanaus menjadi generasi-generasi yang cerdas sebagai bagian dari bangsa Indonesia,” jelas Roberth

Roberth mengingatkan guru yang mengabdi di sekolah tersebut agar tetap semangat dengan hati yang tulus dapat memberikan sumbangsihnya dalam mencerdaskan anak-anak di sekolah tersebut.

“Kepada para guru saya ucapkan terima kasih, karena tentunya ini merupakan sumbangsih yang nyata dalam melaksanakan pembangunan terutama dalam bidang pendidikan,” kata Roberth.

Dirinya juga memberikan motivasi kepada para siswa di SMPN Lanaus agar tidak menjadikan kondisi kemiskinan sebagai penghalang dalam meraih prestasi. Sebaliknya  kondisi kekurangan tersebut dapat dijadikan sebagai cambuk untuk semakin giat dalam meraih prestasi tertinggi.

“Kepada anak-anak, jangan jadikan kemiskinan sebagai penghalang, tetapi harus bangga karena menjadi murid pertama di sekolah ini, maka jangan memalukan orang tua yang sudah berjuang membangun sekolah ini. Jadilah orang-orang yang cerdas dan orang-orang yang diperhitungkan di TTU,” pinta Roberth.

Roberth berharap kelak akan ada generasi-generasi cerdas, generasi pintar dan pemimpin masa depan yang diperhitungkan di desa ini yang lahir dari murid-murid SMPN Lanaus. (siu)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *