ESI Flotim Selenggarakan Turnamen Dekranasda NTT Cup

  • Whatsapp

LARANTUKA KABARNTT.CO—Pengurus Esports Indonesia (ESI) Flores Timur menyelenggarakan turnamen untuk gamer mileneal se-Provinsi NTT secara online.

Katua Panitia Penyelenggara, Ardika Kabelen, ditemui di ruang penyelenggara  (CSM) di Kelurahan Sarotari Tengah, Kota Larantuka, Senin (13/9/2021), mengatakan game pertama  yang dimainkan kemarin adalah free fire, yang bertanding sebanyak 24 tim. Dalam 1 tim terdapat 5 orang sehingga semua berjumlah 120 orang.

Bacaan Lainnya

Pertandingan kemarin adalah babak penyisisan dan sudah mendapat 12 tim yang lolos ke babak semifinal dan akan bertanding secara ofline di S’negor Café, Mokantarak-Larantuka, Sabtu (18/9/2021) mendatang.

Untuk game pubge mobile, kata   Ardika, akan diselenggarakan bersamaan dengan game free fire dengan mengambil lokasi yang sama di S’negor Café. Pesertanya sebanyak 100 orang yang dibagi dalam 20 tim, sekaligus penutupan dan penyerahan hadiah bagi para pemenang.

Ketua Dewan Pembina ESI Flotim, Yoseph Sani Betan, ST, mengatakan turnamen ini  adalah sebuah penghargaan yang diberikan Dekranasda Provinsi NTT kepada ESI Flotim yang mengadakan turnamen yang kelasnya provinsi.

“Ini merupakan penyelenggaraan pertama secara online di seluruh kabupaten/kota se-NTT. Maka ini merupakan sebuah kepercayaan yang diberikan dan merupakan pilot project atau model kegiatan ini akan menjadi prototype. Tentu kita melaksanakan dengan penuh kehati-hatian karena dalam masa pandemi Covid-19 sehingga tetap mengikuti protat kesehatan,” beber Nani, sapaan Yoseph Sani Betan.

Game yang dimainkan secara online ini, kata Nani Betan, merupakan  jenis kegiatan pertama yang merupakan program dari Dekranasda  Provinsi yang nantinya akan dilaksanakan oleh seluruh kabupaten/kota se-NTT.

ESI Flotim sudah melaksanakan empat kali turnamen ini secara ofline  sehingga pada waktunya  bisa memberikan kontingen-kontingen terbaik untuk berkompetisi di level yang lebih tinggi,

“Kita berharap dukungan yang baik dari seluruh masyarakat Kabupaten Flotim atas kegiatan ini. Tentu kita juga berharap sejalan dengan kepercayaan ini akan muncul atlet-atlet banyak dari Kabupaten Flotim  dan pada waktunya kita akan mengirim talet-atlet kita untuk bertanding pada kelas yang lebih tinggi, baik tingkat provinsi maupun nasional untuk mengharumkan nama kabupaten, provinsi maupun secara  nasional,” kata Ketua Fraksi Golkar DPRD Flores Timur ini.

Nani berharap Dekranasda tidak hanya bergerak pada turnamen ini saja, namun bisa bergerak pada pada bidang  kebudayaan, peningkatan kerajinan-kerajinan yang dilakukan masyarakat. Karena itu   butuh kolaborasi dengan rangkaian dari turnamen ini sehingga bisa memberdayakan UMKM yang ada di masyarakat.

“Sejauh ini kita bisa melihat bahwa  turnamen di Flotim ini menjadi  motivasi dan semangat yang tinggi. Kita lihat bahwa turnamen ini bukan mencari kesenangan pribadi atau bukan soal seninya memainkan IT Teknologi tapi pada waktunya orang akan berpikir bahwa turnamen ini akan memberikan kontribusi bagi para pemain dan menjadi lahan hidup para atlet,” ungkap Nani Betan

Untuk game free fire, tim yang ikut bertanding  sebanyak 24 tim dengan jumlah peserta 120 orang. Dari 24 tim yang bertanding pada babak penyisihan akan  menyisakan 12 tim yang dibagi dalam 2 group menuju semifinal. Selanjutnya dari 12 tim tersebut akan  bertanding merebut masuk ke babak  6  besar yang akan menuju final.

Untuk game pubgi mobile peserta yang mengikuti turnamen sebanyak 20 tim dengan jumlah 100 orang yang akan bertanding secara ofline.

Peserta yang mengikuti kedua game ini berasal dari Kota Larantuka, Adonara, Kabupaten  Sikka, Kabupaten TTU serta Kota Kupang.

Babak final kedua game ini akan diselenggarakan secara ofline dengan mengambil lokasi pertandingan di S’negor Café Mokantarak, Kota Larantuka.

Hadiah bagi para juara bervariasi, yakni juara 1  Rp  7.000.000  ditambah piala bergilir,  piala tetap, mendali dan sertifikat.

Juara 2  Rp  5.000.000, piala tetap, medali, sertifikat. Juara 3 : Rp 2.500.000, piala tetap, medali, sertifikat.  (ema)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *