Dekranasda dan DPW Kota Kupang Terima Buku Pesona Baju Adat Pengantin

  • Whatsapp

KUPANG KABARNTT.CO—Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Kupang menerima buku “Pesona Baju Adat Pengantin Indonesia” dari Ketua Bhayangkari Polres Kupang Kota, Ny. Yunita Satria Perdana.

Penyerahan buku terbitan Dekranas Indonesia tersebut berlangsung di Ruang Rapat Garuda, Kantor Walikota Kupang, Selasa (5/1/2020) pagi. Buku itu diterima Ketua Dekranasda Kota Kupang, Ny. Hilda Riwu Kore-Manafe yang diwakili oleh salah seorang pengurus Dekranasda  dan Ketua DWP Kota Kupang, Ny. Lousje Marlinda Funay-Pellokila.

Selain kedua organisasi tersebut, buku “Pesona Baju Adat Pengantin Indonesia” juga diserahkan kepada Persatuan Istri Anggota (PIA) DPRD Kota Kupang, yang diterima langsung oleh ketuanya, Ny. Wiwiek Loudoe.

Dalam pertemuan singkat namun penuh suasana kekeluargaan tersebut, Ketua Bhayangkari Polres Kupang Kota menjelaskan tentang buku yang dibagikannya.

Menurutnya, buku tentang baju adat pengantin se-Indonesia diharapkan bisa menjadi referensi untuk lebih berkreasi lagi dalam membuat baju adat pengantin.

“Semoga ini bisa menjadi referensi bagi kita yang ada di NTT untuk lebih banyak berkreasi lagi di baju adat pengantin, memodifikasi lagi baju-baju adat pengantin yang ada tanpa merubah patern/ pola dasar baju pengantin di NTT,” tuturnya.

Menurutnya, baju pengantin NTT kaya akan ragam seperti dari Sabu, Timor, Sumba, Lembata dan Alor dan semuanya sangat bagus.

Dia berharap buku ini dapat bermanfaat untuk ibu-ibu yang ada pada organisasi wanita untuk  memodifikasi beberapa baju pengantin modern dan menjadi masukan dalam mengenalkan tentang budaya dari daerah lain kepada generasi  muda.

“Saya berharap semoga buku ini bermanfaat untuk ibu-ibu dan generasi muda di NTT,” pungkasnya.

Ketua DWP Kota Kupang mewakili penerima yang hadir, menyampaikan terima kasih atas buku yang telah diterima yang tentunya sangat bermanfaat untuk menambah dan memperkaya khazanah pengetahuan akan baju adat pengantin yang ada di Indonesia. (pkp_ghe/den)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *