Bupati-Wakil Bupati Manggarai Antar ODGJ di Muwur untuk Dirawat

  • Whatsapp

RUTENG KABARNTT.CO— Bupati Manggarai, Herybertus G. L. Nabit, S.E., M.A, dan Wakil Bupati Manggarai, Heribertus Ngabut, S.H, mengunjungi Kampung Muwur, Desa Wae Mantang, Kamis (19/8/2021).  Kunjungan tersebut dalam rangka menjenguk 3 warga yang menderita gangguan jiwa (ODGJ/orang dengan gangguan jiwa).

Untuk diketahui kedua ODGJ adalah kakak-beradik, sementara yang seorang lainnya adalah istri dari sang kakak. Ketiga ODGJ ini sempat diberitakan oleh salah satu stasiun tv nasional dan beberapa media lokal.

Bacaan Lainnya

Saat diwawancarai, Bupati Manggarai, Hery Nabit, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para wartawan yang telah mengangkat masalah ini.

“Terima kasih untuk teman-teman media yang mengangkat persoalan ini pertama kali beberapa hari yang lalu,” kata Hery Nabit.

Hery Nabit menjelaskan, Rabu (18/8/2021) malam, setelah berkomunikasi dengan Wakil Bupati, mereka memutuskan untuk menjemput para pasien untuk menjalani perawatan.

“Karena itu tadi malam kita berkomunikasi dengan pihak Renceng Mose (Klinik Jiwa di Manggarai). Dan pihak Renceng Mose bersedia karena memang masih ada ruang untuk perawatan dan penanganan di sana. Itulah kenapa kemudian kita sama-sama ke sini hari ini,”  kata Hery Nabit.

“Biaya seluruhnya ditanggung oleh pemerintah,” tambahnya kemudian, setelah ditanyai soal pembiayaan para pasien di Klinik Jiwa.

Lebih lanjut, Bupati Hery juga menyampaikan bahwa mulai tahun ini, akan ada anggaran khusus untuk penanganan ODGJ di Manggarai.

Sementara itu, Direktur Klinik Jiwa Renceng Mose, dr. Ronal Susilo, pada kesempatan lain menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada pemerintah karena tidak membiarkan Renceng Mose berjalan sendiri. Selain itu, dirinya juga menjelaskan tahap penanganan pasien-pasien ini.

“Pasien-pasien ini kami jemput, lalu kami antar ke Renceng Mose. Selanjutnya untuk urusan teknis, biar kami yang merawat mereka. Tapi untuk mereka yang baru masuk ini, tidak langsung dirawat bersama, tetapi ada ruangan isolasi khusus. Setelah satu minggu, nanti baru dirawat gabung. Agar adaptasinya bisa berjalan dengan baik,” jelas Susilo.

Susilo  menambahkan bahwa saat ini ada 28 pasien ODGJ (dari kapasitas 36) yang dirawat di Klinik Jiwa Renceng Mose.

Bupati dan Wakil Bupati Manggarai, setelah pulang dari Rahong Utara, langsung menyambangi Klinik Jiwa Renceng Mose untuk melihat ketiga ODGJ yang sudah diantar dari Muwur, Desa Wae mantang dan bertemu petugas serta beberapa pasien ODGJ yang sedang menjalankan perawatan.(adi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *