Bupati Malaka Apresiasi Media

  • Whatsapp

BETUN KABARNTT.CO—Duet Bupati Malaka, Dr. Simon Nahak, S.H,MH dan Wakil Bupati, Kim Taolin,  memberi apresiasi tinggi kepada media. Baginya media adalah sarana publikasi yang paling efektif menyebarluaskan informasi tentang pembangunan dan pemerintahan.

Apresiasi terhadap media ini diungkap Bupati Simon  pada acarac tatap muka bersama kalangan media cetak, elektronik dan onlin di ruang kerjanya, Kamis (8/7/2021).

Bacaan Lainnya

“Saya sangat wellcome dengan kalangan media. Silahkan mengkritik karena saya tidak alergi terhadap kritikan asal sesuai data dan fakta, bukan hoax. Saya sebelum menjadi Bupati Malaka pernah menjadi Staf Ahli Gubernur Bali dan selalu coffee morning dengan para jurnalis jadi tahu kerja-kerja kalangan media,” kata Simon.

Bupati Simon juga membentangkan soal program SAKTI yang menjadi perhatian selama kepemimpinannya bersama wabup. Tentu dalam tim kerja bersama dengan seluruh perangkat daerah akan bekerja mewujudkan ini untuk kesejahteraan warga Rai Malaka.

Kepada wartawan, Bupati Simon membeberkan program Pemda Malaka.

“Kita punya program namanya SAKTI. Akronim dari  Swasembada pangan,  Adat-agama-olahraga- seni budaya, Kualitas daya saing dan SDM, Tata kelola pemerintahan dan Infrastruktur. Sekali lagi saya sampaikan, silahkan kritik dan usul saran demi kebaikan bersama,” tegasnya.

Terkait kerja sama dengan kalangan media, Bupati Simon menyampaikan bahwa pemda sangat terbuka kepada media yang mau bekerja sama. Asalkan dalam kerja sama itu harus memenuhi syarat pada media bersangkutan  karena dalam prinsip birokrasi ada tatanan aturan.

Sebagai bupati yang sudah terpilih, kata Bupati Simon, dia tidak membeda-bedakan media yang membantu dan mendukung paket SN-KT atau paket apa pun sepanjang memenuhi persyaratan bisa diajak kerja sama.

“Saya tidak punya kepentingan apapun untuk pribadi saya. Tapi memperkenalkan Malaka keluar lewat Media sangat dibutuhkan apalagi kita berada di wilayah perbatasan laut dan darat dengan negara tetangga RDTL dan Australia. Soal teknis tentu ada instansi yang siap dikomunikasikan lebih lanjut,” kata Simon. (yos)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *