Bupati Ende Umumkan Sembuh dari Covid-19

  • Whatsapp

ENDE KABARNTT.CO—Upaya dan kerja keras Pemerintah Kabupaten Ende memutus mata rantai Covid-19 terus dilakukan. Berbagai upaya sudah dilakukan, baik melalui sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat maupun ¬†melakukan penindakan kepada yang melanggar protokol kesehatan berupa sanksi sosial.

Kali ini Satgas Covid-19 Kabupaten Ende akan melakukan tracing di tiga pasar yang ada di kota Ende. Ketiga pasar tersebut masing-masing, Pasar Wolowona, Pasar Senggol (Potulando) dan Pasar Mbongawani.

Bacaan Lainnya

Hal ini dikatakan Bupati Ende, Djafar Achmad, saat ditemui di Rumah Jabatan Bupati Ende, Minggu (7/3/2021), saat menggelar jumpa pers terkait dengan kondisi dirinya yang telah sehat setelah melakukan isolasi mandiri selama 10 hari setelah terkonfirmasi positif Covid-19 dengan kategori orang tanpa gejala.

Djafar mengatakan, dalam beberapa hari ke depan pihaknya akan melakukan tracing di tiga pasar tradisional yang ada di Kota Ende. Tracing tersebut akan dilakukan baik bagi para penjual maupun pengunjung pasar.

“Kita akan lakukan tracing baik untuk penjual maupun bagi para pengunjung atau pembeli di tiga pasar tersebut,” kata Djafar.

Untuk itu, Senin (8/3/2021), saat beraktivitas kembali setelah menjalani isolasi mandiri, Djafar akan mengundang pimpinan OPD dan menggelar rapat membahas penanganan Covid-19 termasuk rencana melakukan tracing di tiga pasar.

“Kita akan duduk bersama, bicara tentang Covid 19 dan juga tentang rencana tracing di tiga pasar tersebut. Mungkin awalnya kita lakukan swab antigen bagi para penjual dan pengunjung yang tidak menggunakan masker. Jika positif kita langsung isolasi mereka,” ujar Djafar.

Selain melakukan tracing di tiga pasar tersebut, kata Djafar, juga akan dilakukan bagi para ASN, TNI dan Polri. Pihaknya akan melakukan kerja sama dengan pimpinan masing-masing yakni dengan Dandim 1602/Ende dan Kapolres Ende.

“Kita juga akan lakukan swab antigen kepada para ASN, TNI dan Polri. Kita akan lakukan koordinasi dengan Pak Dandim dan Pak Kapolres untuk itu,” pungkasnya.

Sementara itu Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ende, Vitalis Kako, mengatakan, persediaan swab antigen cukup di Dinas Kesehatan Kabupaten Ende.

Ia mengatakan kurang lebih 5000 vial. Karena itu masih cukup untuk melakukan tracing di tiga pasar tradisional dan juga bagi ASN , TNI dan Polri.

“Cukup persediaannya. Kami harap bisa terpenuhi dalam kaitannya dengan rencana tracing,” pungkasnya. (ase)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *