2 Kelurahan Zona Orange, Warga Kota Kupang Diminta Tetap Taat Prokes

  • Whatsapp

KUPANG KABARNTT.CO—Hingga, Senin (11/10/2021), dua kelurahan di Kota Kupang masih berada di zona orange kasus Covid-19. Meski sudah sangat kurang kasusnya, warga Kota Kupang diminta tetap mentaati protokol kesehatan (Prokes).

Dua kelurahan yang masih ada di zona orange yakni Kelurahan Oebobo dengan 7 kasus dan Kelurahan Liliba 6 kasus. Sedangkan 27 kelurahan sudah berada di zona kuning dan 22 kelurahan sudah berada di zona hijau atau tanpa kasus.

Bacaan Lainnya

Total kasus aktif di Kota kupang saat ini 79 kasus.

Sementara data vaksinasi di Kota kupang, untuk dosis 1 mencapai 80,09 persen atau 267.234 orang. Sedangkan dosis 2 mencapai 48,37 persen atau 161.401 orang.

Anggota Komisi IV DPRD Kota Kupang, Alfred Djami Wila, Selasa (12/10/2021), di ruang komisi menegaskan, masyarakat tidak boleh bereforia karena kita sudah di level yang aman atau PPKM level 2. Warga tetap menjaga  dan mentaati prokol kesehatan (Prokes) agar tetap aman.

“Kita jangan pernah terlena dengan level 2, karena Covid-19 belum sepenuhnya reda atau menghilang. Jika kita tidak perketat protokol kesehatan maka akan naik lagi. Karena itu sebagai wakil rakyat, saya himbau agar masyarakat sadar akan diri sendiri, jika kita keluar rumah harus tahu apa yang akan kita lakukan agar tidak membawa virus kepada keluarga kita di rumah,” tegasnya.

Menurut anggota Fraksi Golkar DPRD Kota Kupang ini, warga harus tetap menjaga kondisi ini agar tetap aman. Pemerintah dalam mengambil keputusan tentang melonggarkan aktivitas masyarakat harus dengan mempertimbangkan protokol kesehatan, sehingga tetap aman dan tidak ada lagi penambahan kasus baru.

“Sekarang pemerintah memang melonggarkan aktivitas masyarakat dalam memperbaiki ekonomi, pendidikan pun sudah berjalan dengan normal. Namun kami minta tim gugus tetap memantau secara ketat, sehingga jika ada kasus baru langsung ditangani agar tidak menyebar luas. Pertimbangan protokol kesehatan dalam pemulihan ekonomi dan juga pendidikan menjadi syarat utama,” serunya. (np)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *