Cegah Covid-19 di Sekolah, SMAN 2 Waingapu Terapkan 3 M

  • Whatsapp

WAINGAPU KABARNTT.CO— SMAN 2 Waingapu,  Sumba Timur menerapkan protokol kesehatan secara ketat terhadap siswa-siswinya mencegah mewabahnya Covid-19.

Di sekolah ini semua protokol kesehatan diterapkan secara konsisten. Mulai dari pintu pagar yang mengharuskan siswa bermasker, pengukuran suhu tubuh oleh petugas, menjaga jarak serta mencuci tangan sebelum masuk kelas atau melakukan pekerjaan apa pun di sekolah.

Bacaan Lainnya

Kepala SMAN 2 Waingapu, Nimrot Djuka Mbani, S.Pd, kepada kabarntt.co di ruang kerjanya, Senin (16/11/2020),  mengatakan, belajar dari rumah ketika zona merah dan melakukan aktivitas belajar mengajar saat zona hijau menjadi salah satu ujian bagi guru dan murid. Namun demi mendapatkan pendidikan yang layak untuk masa depan, maka peraturan apapun yang dikeluarkan oleh sekolah harus dipatuhi dan dijalankan.

Nimrot mengatakan, meskipun Kabupaten Sumba Timur berada pada  zona merah atau terdeteksi penyebaran Covid-19, namun anak sekolah tetap belajar meskipun dilakukan di rumah.

“Anak-anak tetap dipantau oleh guru-guru untuk belajar dari rumah, diberikan tugas-tugas sesuai mata pelajaran serta jadwal harian di sekolah,” kata Nimrot.

Nimrot menambahkan, anak-anak juga dituntut agar tetap menaati protokol secara ketat guna meminimalisir penyebaran covid-19 di sekolah maupun di rumah.

“Meskipun zona merah, siswa tidak diliburkan, namum tetap belajar dari rumah secara daring bagi siswa yang punya HP  dan pulsa data.  Namun bagi siswa yang tidak punya HP dan pulsa data, pihak sekolah menyiapkan materi dan soal latihan secara manual yang dapat diambil langsung di sekolah dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan,” urai Nimrot.

Nimrot memastikan, sekolah secara ketat menerapkan protokol kesehatan. Sebelum masuk di pintu pagar sekolah, guru dan murid yang masuk di area sekolah harus bermasker.

“Jika tidak maka tidak diizinkan masuk. Setelah masuk petugas melakukan pengukuran suhu dan dihimbau mencuci tangan sebelum beraktivitas dan tetap jaga jarak dengan yang lainnya. Ini menjadi hal penting untuk dilakukan dan harus dibiasakan agar kita terhindar dari Covid-19,” kata Nimrot. (np)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *