30 Atlet Paralayang Ende Dapat Pin Wing Penerbang

  • Whatsapp

ENDE KABARNTT.CO—Danlanud El Tari Kupang, Kolonel Pnb Bambang Juniar, bersama Bupati Ende, Djafar Achmad, menyematkan pin wing penerbang kepada 30 atlet paralayang Kabupaten Ende.

Penyematan yang berlangsung di Pantai Kotaraja, Kecamatan Ende Utara itu dilaksanakan usai menempuh pelatihan pemandu wisata paralayang selama kurang lebih satu bulan sejak November 2020 lalu.

Bacaan Lainnya

Sebelum dilakukan penyematan pin, perwakilan  siswa melakukan penebangan dari Bukit Kezimara melintas angkasa dan landing di Pantai Kotaraja.

Danlanud El Tari Kupang, Kolonel Pnb Bambang Juniar, pada kesempatan itu menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Ende yang telah menyiapkan tempat yang bagus untuk dijadikan arena olahraga Dirgantara Paralayang.

Para atlet paralayang Ende foto bersama Bupati Ende dan Danlanud El Tari Kupang

Ucapan terima kasih juga diberikan kepada  para peserta yang telah dilatih dapat menjadi pemandu wisata paralayang baik di NTT maupun di tingkat nasional.

“Jadilah yang terbaik bagi diri dan tim. Hormat dan salut untuk Kabupaten Ende yang telah bersedia menyelenggarakan kegiatan pelatihan ini guna menetaskan para penerbang handal bagi wisata dirgantara paralayang,” ujar Juniar.

Juniar mengatakan, adanya paralayang merupakan potensi dalam menggerakkan ekonomi rakyat, selain membina potensi kedirgantaraan yang dimiliki oleh TNI AU.

“Eksesnya bisa kepada ekonomi. Jadi atlet paralayang, guide wisata udara dan pada akhirnya berimbas kepada ekonomi rakyat,” kata  Juniar yang juga Ketua Fasida NTT ini.

Dia menyebutkan venue paralayang yang ada di Kabupaten Ende luar biasa dan terindah di seluruh Indonesia karena ada tiga venue sekaligus, yakni gunung, laut dan kota.

Juniar berharap agar para atlet  yang masih muda belia ini, yakni berumur 13 tahun hingga 22 tahun ini bisa menjadi atlet yang handal.

Ke depan, kata Juniar,  TNI AU akan menyelenggarakan iven dan diharapkan atlet ini bisa mewakili Ende atau NTT dalam iven-iven tersebut.

Bupati Ende, Djafar Achmad, dalam sapaannya mengatakan, hadirnya olahraga dirgantara bisa menggenjot wisata di Kabupaten Ende. Selain agenda besar yang digelar seperti Sepekan Danau Kelimutu, Parade Kebangsaan, maka kini paralayang yang akan menjadi obyek wisata baru.

Djafar mengatakan, rencana Pemerintah Kabupaten Ende pada tahun 2021 nanti sekitar bulan September akan digelar iven paralayang bertaraf nasional untuk menarik wisatawan mancanegara maupun domestik.

Salah seorang instruktur paralayang, Jhoni Bunyu, di hadapan Danlanud El Tari Kupang dan Bupati Ende dan seluruh hadirin mengatakan, usia para atlet yang dibinanya bersama dengan pelatih berlisensi nasional dari Bandung berkisar dari 14 tahun hingga 22 tahun. Mereka dilatih baik teori maupun praktek.

“Kita lakukan pemaparan materi, lalu teknik dasar di Lapangan Brimob dan Lapangan Syuradikara. Sementara itu kita lakukan di Bukit  Aesesa, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo,” kata Bunyu.

Di Aesesa, kata Bunyu, untuk belajar terbang rendah. Dan di Bukit Kezimara dilakukan pada awal bulan Desember dan berakhir, Selasa (15/12/2020), untuk mendapatkan wing penerbangan. (ase)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *