Sembunyi 4 Tahun, Buronan dari Manggarai Timur Ditangkap di Surabaya

  • Whatsapp

RUTENG KABARNTT.CO—Pelarian dr. Fransiscus Nangaroka, berakhir di tangan aparat penegak hukum.  Buronan Kejari Manggarai dalam dugaan kasus korupsi pengadaan barang habis pakai dan reagentia pada Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Timur Tahun Anggaran 2013 ini ditangkap di Kantor Kelurahan Barata Jaya, Kota Surabaya, Kamis (5/8/2021).

Terdakwa ditangkap berkat koordinasi dan kerja sama aparat  Kejari Manggarai dengan aparat Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur dan Tim Tangkap Buron (Tabur) Kejaksaan Tinggi Jawa Timur.

Bacaan Lainnya

Dari rilis Kejari Manggarai, Minggu (8/8/2021), yang diterima media, Kajari Manggarai, Bayu Sugiri, SH, menjelaskan, buronan empat tahun ini ditangkap berdasarkan Surat Perintah Penangkapan Nomor: Print-70/N.3.17/Ft.2/07/2020 tanggal 27 Juli 2021  terhadap terdakwa dr. Fransiscus Nangaroka. Tersangka adalah  penyedia dalam tindak pidana korupsi pengadaan barang habis pakai dan reagentia pada Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Timur Tahun Anggaran 2013.

Awalnya terdakwa diamankan di Kantor Kelurahan Barata Jaya, Kota Surabaya kemudian dibawa ke Kantor Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur untuk ditangkap.

Bayu mengatakan, terdakwa sudah ditetapkan DPO sejak tahun 2017 berdasarkan Surat Nomor R-02/P.3.17/Ft/01/2017 Jo Daftar Pencarian Orang Nomor DPO/02/I/2017/ SAT RESKRIM.

Terdakwa ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan Surat Penetapan Tersangka/Pidsus-18 Nomor: B-01/P.3.17/Fd.1/01/2017 tanggal 6 Januari 2017 Jo. Surat Perintah Penyidikan Kepala Kejaksaan Negeri Manggarai Nomor: Print-81/N.3.17/Fd.1/12/2020 tanggal 14 Desember 2020 atas nama tersangka dr. Fransiscus Nangaroka Jo. Surat Perintah Penyidikan Kepala Kejaksaan Negeri Manggarai Nomor: Print-22/N.3.17/Fd.1/03/2021 tanggal 30 Maret 2021 atas nama tersangka dr. Fransiscus Nangaroka.

Terdakwa, kata Bayu,  sejak tahun 2017 melarikan diri sehingga Jaksa Penuntut Umum pada Kejaksaan Negeri Manggarai melimpahkan perkara ini ke Pengadilan Tipikor Kelas 1 A Kupang secara in absentia.

“Selanjutnya untuk menjawab persepsi masyarakat bahwa Kejaksaan Negeri Manggarai tidak serius dalam menyelesaikan perkara ini, kami kerahkan seluruh sumber daya yang ada, sehingga syukur alhamdulillah kami berhasil menangkap terdakwa dr. Fransiscus Nangaroka di Kota Surabaya pada hari Kamis tanggal 5 Agustus 2021,” ungkap Bayu.

Terdakwa diterbangkan dari Surabaya ke Kupang, Sabtu (7/8/2021) siang. Di Kupang, terdakwa akan menjalani pemeriksaan kesehatan di Klinik Pratama Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur.

Selanjutnya, terdakwa ditahan berdasarkan penetapan penahanan Pengadilan Tipikor kelas 1 A Kupang Nomor : 53/Pen.Pid.Sus-TPK/2021/PN Kpg tanggal 6 Agustus 2021 selama 30 hari ke depan terhitung sejak tanggal 6 Agustus 2021 di Rutan Kelas II B Kupang.  (adi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *