Pemerintah Indonesia Pulangkan 352 Warga Timor Leste

  • Whatsapp

ATAMBUA KABARNTT.CO—Pemerintah Republik Indonesia melalui Kantor Imigrasi Kelas II Atambua mendeportasi 352 warga asal Republik Demokratik Timor Leste (RDTL) ke negara asalnya, Kamis (19/8/2021) siang.

Warga Timor Leste yang dipulangkan  melalui Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motaain, Belu ini diduga anggota organisasi pencak silat PSHT.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Atambua, K.A. Halim melalui keterangan pers kemarin menyebut pemulangan dilakukan oleh pemerintah setelah dilakukan pendataan oleh pihak Imigrasi.

“Setelah dilakukan pendataan terhadap 328 orang WNA Timor Leste, maka pada pukul 13.00 Wita, seluruh WNA tersebut dibawa menuju PLBN Motaain untuk dilakukan pemulangan,” jelas Halim.

Hakim menjelaskan, deportasi  itu merupakan hasil dari laporan terkait pendataan WNA asal Timor Leste yang menyerahkan diri di Kodim 1605 Belu di Atambua.

Warga Timor Leste itu, kata Hakim, diberangkatkan dengan menggunakan 12 truk milik TNI, Polri dan truk umum.

Pelaksanaan deportasi Warga Timor Leste itu, kata Hakim, ditandai dengan penandatanganan berkas serah terima 352 WNA Timor Leste antara Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Atambua bersama pihak Imigrasi Timor Leste yang disaksikan oleh seluruh pejabat instansi yang hadir.

Setelah dilakukan serah terima sebagai kelengkapan proses administrasi, seluruh WNA Timor Leste tersebut dipulangkan melalui PLBN Motaain dan diawasi ketat oleh pihak TNI dan pihak UPF selaku Keamanan Timor Leste.

Konsulat Republik Demokratik Timor Leste (RDTL) di Kupang, Jesuino Dos Reis Matos Carvalho, sebagai Perwakilan Pemerintah Timor Leste menyampaikan ucapan terima kasih atas bantuan Pemerintah Indonesia khususnya instansi yang berada di Kabupaten Belu dalam rangka  proses pemulangan 352 WNA Timor Leste.  (den)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *