Ketua Umum PMKRI Apresiasi Langkah Cepat TNI-Polri

  • Whatsapp

BORONG KABARNTT.CO—Ketua Umum PMKRI Pusat,  Benediktus Papa, mengapresiasi langkah cepat Kapolri, Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, dan Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, yang meninjau lokasi bom bunuh diri di  Gereja Katedral Makassar.

“Kita menyambut baik dan mengapresiasi bahwa ada perhatian dari semua pihak, baik pemerintah maupun aparat gabungan TNI-Polri serta BNPT terhadap teror bom bunuh diri yang terjadi di dekat Gereja Katedral Makassar,” kata Beni,  sapaan  akrab Benediktus Papa, saat dihubungi kabarntt.co, melalui sambungan telepon, Senin (29/3/2021).

Bacaan Lainnya

Seperti diketahui, Kapolri bersama  Panglima TNI tiba di Lanud Hassanudin, Makassar pukul 19.53 Wita pada hari kejadian bom  dan langsung bergerak menuju  lokasi TKP di Gereja Katedral Makassar.

“Tadi pagi saya tiba dari Jakarta. Saya bersama Ketua DPC PMKRI Cabang Makassar dan anggota bertemu dengan Uskup Agung Makassar, Mgr. John Liku Ada. Banyak hal yang kami diskusikan, khususnya menyampaikan langkah-langkah yang diambil PMKRI sebagai tanggung jawab Bayangkara Gereja dalam menyikapi persoalan ini,” kata mantan Ketua PMKRI Cabang Makassar ini.

“Setelah pertemuan tersebut, kami mendampingi Bapa Uskup bertemu dengan Kepala Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komjen Pol Boy Rafli Amar, bersama dengan FKUB Sulsel,” tambah Beni.

“Dalam kesempatan tersebut saya menyampaikan pentingnya sinergitas antara BNPT dengan OKP Kemahasiswaan di Indonesia ini dalam rangka mendeteksi dan mengantisipasi dini aksi-aksi teror di tengah masyarakat,” tambahnya.

Beni mengatakan, semua pihak menyambut baik perhatian dari semua pihak terhadap kasus ini. “Tadi ada juga Kakanwil Kemenag Provinsi Sulsel, H. Khaeroni, serta sejumlah tokoh dari Forum Kerukunan Umat Beragama Provinsi Sulsel yang  juga mengapresiasi atas langkah cepat Kepala BNPT,” terangnya.

Beni menginformasikan, sesuai yang disampaikan Kepala BNPT bahwa khusus selama  Pekan Suci Paskah umat Kristiani ada pengamanan lebih terhadap rumah-rumah ibadah khususnya gereja sehingga umat tenang kembali,” tutup  Beni.( adi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *