Kapolda NTT Apresiasi Warga SBD Yang Hibahkan Tanah

  • Whatsapp

TAMBOLAKA KABARNTT.CO—Kapolda NTT, Irjen Pol Drs. Lotharia Latif, SH., M.Hum, memberikan apresiasi dan penghargaan kepada warga Sumba Barat Daya (SBD) yang menghibahkan tanah untuk Polri.

Kapolda menyatakan apresiasi dan penghargaannya itu ketika memantau kegiatan vaksinasi dan bakti sosial di Mako Polres SBD, Jumat (1/10/2021), dalam rangkaian kunjungan kerjanya di SBD.

Bacaan Lainnya

Tiba di Bandara Tambolaka, pukul 12.00 Wita, Kapolda  dijemput Bupati SBD, dr. Kornelius Kodi Mete, Kapolres SBD, AKBP Sigit Harimbawan, S.IK, M.H., Dandim 1629/SBD, Letkol Inf. Alfat Denny Andrian dan Wadanyon C Pelopor SBD, AKP Sigit Wahyu Afrianto, S.IK., MH.

Di Mako Polres SBD, Lotharia  meninjau kegiatan vaksinasi Covid -19 dan Bakti Sosial di Mako Polres SBD, serta menyerahkan piagam penghargaan kepada masyarakat  yang menghibahkan tanahnya untuk Polri.

Dalam sambutannya, Lotharia  mengatakan, kehadirannya di SBD untuk melihat kegiatan vaksinasi dan bakti sosial yang diselenggarakan oleh Polres SBD.

“Kita tahu bahwa pemerintah saat ini masih terus mengerjakan kegiatan percepatan untuk vaksinasi agar Indonesia segera pulih dan masyarakat dapat aktif kembali,  kesejateraan meningkat, ekonomi dapat berjalan kembali,” ungkap Lotharia.

Lebih lanjut Lotharia  mengatakan, “Saya sengaja hadir hari ini untuk memberikan penghargaan kepada masyarakat yang telah menghibahkan tanahnya untuk Polri. Saya selaku pribadi dan dari kedinasan memberikan apresiasi, penghargaan yang setingginya dengan pengorbanan yang memberikan aset tanah yang nantinya akan digunakan untu pelayanan untuk perlindungan masyarakat yang nantinya juga untuk melayani masyarakat.”

“Untuk itu Pak Kapolres,  saya titipkan betul,  ini adalah wujud nyata masyarakat memberikan perhatian kepada Polri. Saya titipkan betul jangan sekali-kali kita menyakiti rakyat, “ pinta Lotharia.

Lotharia menambahkan, selama kepemimpinannya  dirinya  sudah melakukan beberapa kegiatan kepada anggota dan sudah memberikan reward dan punishment yang jelas. Ketika anggota melaksanakan tugasnya dengan baik, melayani masyarakat dengan baik,  akan diberikan penghargaan.

“Tetapi sebaliknya kalau ada yang melakukan pelanggaran, kesalahan atau sampai menyakiti hati masyarakat, pasti akan saya akan lakukan tindakan hukum dengan tegas. Karena apa? Ini sebagai contoh bahwa masyarakat memberikan aset tanahnya ratusan, bahkan ribuan hektar. Itu semata-mata dengan ikhlas agar Polri bisa bekerja dengan maksimal,” jelas Lotharia.

Lotharia  juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati SBD yang selama ini sudah bekerja sama baik dengan Polres dan Kodim.  “Karena saat ini Polres hadir di SBD belum memiliki gedung sendiri, Pemerintah SBD sudah membantu meminjamkan kantor untuk kantor Polres SBD,” kata Lotharia.

Lotharia  juga menitipkan anggota Polri untuk melayani masyarakat dengan baik, melindungi masyarakat dengan baik.  Kalau ada masyarakat yang tidak tahu hokum, bimbing dan jelaskan dengan baik. Polri  tidak semata-mata harus melakukan penegakan hukum,  Polri  juga bisa lakukan fungsi-fungsi pembinaan, fungsi-fungsi penyuluhan, membuat masyarakat paham.  (ota)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *