Jatanras Ditreskrimum Polda NTT Amankan 2 Pelaku Curanmor, 3 Penadah

  • Whatsapp

KUPANG KABARNTT.CO—Tim Jatanras Ditreskrimum  Polda NTT berhasil mengamankan 2 pelaku pencurian dan 3 penadah di wilayah Kota Kupang.

Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol. Rishian Krisna Budhiaswanto, S.H., S.I.K., M.H, kepada wartawan saat konferensi pers di Mapolda NTT, Senin (15/2/2020), membeberkan dua pelaku curanmor yang dibekuk itu yakni IVM alias Adhy alias Resing (34 tahun) dan AP alias Alex (18 tahun).

Bacaan Lainnya

Kedua pelaku pencurian sepeda motor ini diamankan di tempat persembunyian mereka di Dusun Dendeng, Desa Noelbaki, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Rabu (10/2/2021) lalu.

Sedangkan tiga penadah yang juga diamanakan, masing-masing JL alias Jak (28 tahun), MM alias Mansyur (32 tahun) dan YL alias Oni (46 tahun).  Ketiganya merupakan warga Kabupaten Kupang.

“Berdasarkan hasil penyelidikan dan penyidikan tindak pidana pencurian tersebut, telah ditetapkan dua orang pelaku pencurian dan tiga orang penadah.” terang  Krisna.

Krisna menyebut total barang bukti  sepeda motor yang diduga terkait tindak pidana pencurian yang dilakukan oleh tersangka IVM Alias Adhy alias Resing dan AP alias Alex yakni sebanyak 11 unit sepeda motor merek honda.

Dari hasil penyidikan modus operandi tersangka IVM alias Adhy alias Resing yang juga merupakan residivis dalam perkara pencurian yakni karena motif ekonomi.

Dalam melancarkan aksinya, jelas Krisna, IVM bersama dengan AP alias Alex melakukan pencurian dengan cara mengawasi korban ketika memarkir sepeda motor tanpa mengunci stang/stir.

Kemudian tersangka mendorong sepeda motor tersebut ke tempat yang sepi dan membongkar atau memutuskan kabel kontak pada motor tersebut.

Sukses membawa lari,  sepeda motor itu langsung dijual kepada parah penadah. Kemudian dari tangan para penadah dijual lagi ke masyarakat dengan harga kisaran dua juta hingga tiga juta lima ratus ribu rupiah per unit.

Selanjutnya, penyidik melakukan proses penyidikan terhadap tiga unit sepeda motor yang sudah ada laporan polisi dan melakukan pemberkasan serta berkoordinasi dengan JPU.

“Sepeda motor lainnya yang merupakan barang temuan, kita lakukan publikasi kepada masyarakat atas temuan ini sehingga masyarakat yang merasa kehilangan sepeda motor agar dapat mendatangi kantor Direskrimum Polda NTT guna dilakukan proses hukum lebih lanjut,” pungkasnya.

Kabid Humas Polda NTT yang didampingi Kanit Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda NTT AKP Lorensius, S.H., S.I.K, menyatakan bahwa dua orang pelaku serta tiga orang penadah ini pun telah ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Ditreskrimum Polda NTT.

“Pasal yang disangkakan yakni IVM alias Adhy alias Resing dan AP alias Alex dikenakan Pasal 363 Ayat (1) ke 4 sub pasal 362 KUHP, dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. Kemudian kepada JL alias Jack dikenakan pasal 480 KUHP, dengan ancaman hukuman 4 Tahun Penjara serta MM alias Mansyur, dan YL alias Oni dikenakan Pasal 480 KUHP Jo Pasal 55 KUHP, dengan ancaman hukuman 4 Tahun Penjara,” jelasnya. (np)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *