Dugaan Kasus Korupsi, Rumah Mantan Kades Banain B Digeledah

  • Whatsapp

KEFAMENANU KABARNTT.CO – Penyidik Kejaksaan Timor Tengah Utara (TTU), Rabu (11/8/2021), menggeledah dua rumah milik mantan kepala desa, rumah Ketua TPK, bendahara, dan juga Kantor Desa Banain B,  Kecamatan Bikomi Utara, Kabupaten Timor Tengah Utara.

Sebagaimana disaksikan kabarntt.co, penggeledahan dilakukan di dua rumah milik kades yakni pertama rumah mantan kades yang berada di  Desa Oelami, RT/RW: 023 / 009, dan juga rumahnya di Banain B.

Bacaan Lainnya

Selanjutnya, penggeledahan dilakukan di rumah Marianus Metan selaku bendahara desa, Antonius Oki selaku Ketua TPK dan kantor desa.

Penggeledahan ini dilakukan untuk melengkapi bukti  atas dugaan tindak pidana korupsi Dana Desa (DD) Banain B yang hingga saat ini telah sampai pada tahapan penyidikan.

Kasi Pidsus Kejari TTU, Andre Keya, mengungkapkan penggeledahan yang dilakukan atas dugaan tindak pidana korupsi Dana Desa Banain B dilakukan di 5 tempat, yakni 2 rumah mantan kades, Yulius Kolo, yang beralamat RT/RW : 023/009, Beba, Desa Oelami, Kecamatan Bikomi Selatan dan rumah yang beralamat RT/RW : 01/01 Desa Banain B, Kecamatan Bikomi Utara.

Titik lain yang menjadi sasaran penggeledahan adalah rumah bendahara desa Banain B Marianus Metan, rumah Ketua TPK Antonius Oki, dan penggeledahan terakhir dilakukan di Kantor Desa Banain B.

Dikatakan Andre, dalam penggeledahan tersebut ditemukan sejumlah barang bukti berupa berkas dokumen pengerjaan proyek Dana Desa Banain B, 1 unit mesin fotokopi milik bendahara desa seharga Rp 15 juta, dan uang tunai Rp 133.784.000  di rumah bendahara desa.

Menurut Andre, penggeledahan yang dilakukan ini sudah sesuai dengan norma-norma hukum yang berlaku dimana pihaknya sudah mendapat penetapan dari Ketua Pengadilan Tipikor Nomor 8 tanggal 9 Agustus tahun 2021 dan juga ada Surat Perintah dari Kepala Kejaksaan Negeri TTU untuk melakukan penggeledahan.

Andre mengatakan, dokumen-dokumen yang ditemui saat penngeledahan akan dipelajari lebih lanjut dan akan dilakukan pemanggilan lagi terhadap pihak-pihak terkait untuk dimintai keterangan tambahan. (siu)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *