Djami Wila : Warga Kota Kupang Jangan Terprovokasi Bom Makassar

  • Whatsapp

KUPANG KABARNTT.CO—Umat Katolik di Kota Kupang diharapkan tidak terprovokasi  dengan bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar.

Ajakan ini dikemukakan Alfred Djami Wila, anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Kupang. Kepada kabarntt.co, Senin (29/3/2021), Djami  mengaku menyayangkan kejadian ini.

Bacaan Lainnya

“Memang hal ini sangat disayangkan oleh kita semua, namun dengan kondisi yang ada ini marilah kita tidak usah terprovokasi.  Mari kita tetap menjaga hidup yang aman damai dan tetap mempertahankan kerukunan hidup beragama di negeri ini. Hal ini harus, tidak bisa tidak, sebab kita mau negara ini aman, kita mau negara ini tenteram, negara ini menjadi baik kita bisa menahan diri dan jangan terprovokasi oleh isu-isu yang berkembang di luar sana,” kata Djami.

Djami juga meminta kepada pihak pemerintah agar memperketat penjagaan agar terhindar dari hal – hal yang tidak diinginkan bersama.

“Saya meminta kepada pemerintah, pihak kepolisian agar di tengah perayaan baik untuk umat Kristen dan umat Katolik agar penjagaan di gereja atau di seluruh gereja diperketat untuk menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan bersama.” Ungkapnya.

Djami menambahkan, bukan hanya memperketat penjagaan, namun juga perlu disikapi oleh pihak pemerintah serta kepolisian untuk mengusut tuntas dan dilakukan investigasi motif dari bom bunuh diri, sehingga masyarakat yang datang beribadah benar-benar beribadah dengan penuh sukacita dan tanpa ada rasa kekuatiran yang menghantui mereka.

“Ini perlu disikapi oleh pemerintah dalam hal ini kepolisian harus mengusut tuntas motif  bom bunuh diri yang terjadi di Gereja Katedral Makassar. Harus dilakukan investigasi,” katanya. (lia)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *