Tokoh Gembira di Ende Terbakar

  • Whatsapp

ENDE KABARNTT.CO—Toko Gembira milik pengusaha Toni Kamadjdia yang berlokasi di Jalan Kemakmuran, Kelurahan Mbongawani, Kecamatan Ende Selatan, Ende, Minggu (26/10/2020) malam ludes terbakar.

Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 19.00 Wita itu menghanguskan seluruh isi bangunan dan diperkirakan korban menderita  kerugian Rp 1,5 miliar.

Bacaan Lainnya

Kasat Reskrim Polres Ende, AKP Lourensius, ditemui Senin (27/10/2020),  menceritakan kronologi kejadian Minggu 25 Oktober 2020.

Menurut Lourensius, saat kejadian toko tersebut dalam keadaan tutup, karena pada hari Minggu aktivitas toko ditutup pada pukul 13.00 Wita alias buka setengah hari.

Sekitar  pukul 19.00 Wita, istri Toni, Fince Kamadjadja, melihat asap keluar dari atap seng toko bagian kanan depan. Fince  kemudian memberitahukan kepada suaminya.

“Saat itu sang istri melihat asap keluar dari atap seng bagian kanan. Dia kemudian memberitahu suami bahwa terjadi kebakaran,” tutur Lourensius.

Lanjutnya, setelah melihat ada asap dan kobaran api, Toni Kamadjadja  pemilik toko tersebut langsung mengevakuasi istri dan anaknya untuk keluar dari rumah yang berada di lantai 2 sebelah toko yang mengalami kebakaran.

Api kemudian semakin membesar dan  sudah membakar sebagian isi toko miliknya. Bersama dengan masyarakat berusaha memadamkan api dengan alat seadanya.

“Usai mengevakuasi keluarga, dia melihat api semakin membesar dan bersama warga masyarakat melakukan pemadaman secara manual,” ujarnya.

Setelah 30 menit kemudian tiba di lokasi kejadian 1 unit pemadam kebakaran dari Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kabupaten Ende dan 1 unit mobil tangki dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ende. Api baru berhasil dipadamkan pada sekitar pukul 20.40 wita.

Menurut Lourensius, toko tersebut berisi bahan-bahan sembako dan barang-barang lainnya yang mudah terbakar seperti thiner dan cat.

Dugaan sementara kebakaran itu akibat adanya hubungan arus pendek listrik. Tidak terdapat korban jiwa ataupun korban luka dalam kebakaran tersebut dan taksasi kerugian sementara akibat kebakaran tersebut diperkirakan sekitar Rp 1,5 miliar. (ase)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *