Pilkada Malaka Ternoda, Posko SBS-WT Diserang, 2 Orang Jadi Korban

  • Whatsapp

BETUN KABARNTT.CO—Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Malaka, Nusa Tenggara Timur, ternoda menyusul penyerangan secara brutal Posko SBS-WT (Stef Bria Seran-Wendelinus Taolin), salah satu pasangan calon, Kamis (26/11/2020) petang.

Posko SBS-WT yang diserang ini terletak di Wematan, Desa Haitimuk, Kecamatan Weliman. Diduga posko ini diserang rombongan pengiring salah satu pasangan calon lain yang kembali kampanye dari Kecamatan Wewiku.

Bacaan Lainnya

Dikutip dari nusantara9.com, aksi kekerasan ini bermula ketika iring-iringan salah satu paslon tiba di depan Posko SBS-WT, para pengiring menunjukkan isyarat dengan jari yang dianggap menghina paslon SBS-WT. Isyarat tersebut dibalas dengan isyarat oleh para relawan yang ada di Posko SBS-WT.

Para pengiring paslon yang berseragam kaos hitam kemudian turun dari kendaraan dan menyerang posko dan rumah-rumah dengan batu. Bahkan ada yang masuk sampai di dalam rumah warga.

Akibat serangan tersebut, Engki alias Kebo, salah satu pemuda yang berada di sekitar rumah menjadi korban penganiayaan. Korban penganiayaan tersebut sempat tidak sadarkan diri dan telah dilarikan ke RSUPP Betun untuk mendapat perawatan.

Selang beberapa waktu kemudian, di tempat berbeda, masih di dalam wilayah Desa Haitimuk, Benediktus Tae alias Bai, juga menjadi korban kebrutalan tim pengiring paslon lain.

Menurut Bai, dirinya dianiaya dalam perjalanan pulang ke kediamannya di Wematan, Haitimuk. Bai dianiaya oleh 2 orang.

Akibat penganiayaan itu, Bai mendapat luka robek serius di bagian bawah telinga kanan, yang menyebabkan korban mengalami pendarahan hebat. Bai pun dilarikan ke RSUPP untuk mendapatkan perawatan.

Sejauh ini polisi sudah mengamankan 2 pelaku  (*/den)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *