Mengerikan, Degonsa Kolo Hangus Terbakar Akibat Lakalantas di Kefamenanu

  • Whatsapp

KEFAMENANU KABARNTT.CO – Naas dialami Degonsa Kolo, warga Kelurahan Aplasi, Kecamatan Kota Kefamenanu, Timor Tengah Utara (TTU).  Kolo mengalami kecelakaan maut dan berakhir dengan kematian yang tragis, Rabu (12/8/2020) pagi.

Data yang berhasil dihimpun oleh kabarntt.co di lapangan, korban yang pegawai di Puskesmas Noemuti, mengendarai sepeda motor dari arah Kefamenanu menuju Noemuti untuk bekerja.

Bacaan Lainnya
Degonsa Kolo, korban lakalantas

Setibanya di Km 9 jurusan Kefamenanu-Kupang, sepeda motor yang dikendarai korban diduga menabrak sebuah dump truk dari arah belakang. Tak dinyana sepeda motor korban meledak dan terbakar bersama korban. Korban langsung meninggal dunia di tempat karena hangus terbakar. Luka bakar sangat mengerikan. Tubuh korban bahkan sampai gosong.

Aparat dan masyarakat yang tiba lokasi kejadian berusaha mematikan kobaran api.  Sayang, tidak butuh waktu lama kobaran api yang dipicu dari ledakan tangki bahan bakar  membakar tubuh korban hingga nyawa korban tidak tertolong.

Kapolres TTU, AKBP Filipe Diaz Quintas, saat dikonfirmasi awak media, membenarkan kejadian itu.

“Benar ada peristiwa kecelakaan maut. Setelah menerima informasi terkait kecelakaan maut itu, kami langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP dan mengambil keterangan para saksi. Korban diketahui identitasnya sebagai Degonsa Kolo, pegawai Puskesmas Noemuti. Pada saat kejadian, korban dalam perjalanan menuju kantornya di Noemuti,” jelas Quintas.

Quintas menjelaskan, pihaknya masih mendalami kasus tersebut, termasuk melakukan olah TKP dan meminta keterangan saksi pada waktu kecelakaan.

Sementara itu, keterangan dari Paulus Farmasi, sopir dump truk yang ditabrak korban dari arah belakang, menyebutkan pada Rabu (12/8/2020) sekitar pukul 08.00 Wita, ia mengendarai dump truk dari arah Kefamenanu menuju basecamp PT. SKM di Niola, Desa Niola, Kecamatan Bikomi Selatan.

Setibanya di Km 9 jurusan Kupang, ia menepi sejenak karena melihat banyak sekali kendaraan bermuatan pasir yang bergerak menuju Kefamenanu. Ia kemudian turun dari kendaraannya untuk membuang air kecil.

Saat kembali ke kendaraan untuk melanjutkan perjalanan menuju basecamp, tiba–tiba terdengar bunyi gesek di belakang mobil. Ia kemudian turun dan melihat dari jarak kurang lebih tiga meter ada orang jatuh dari motor dan motor langsung terbakar.

Karena merasa takut dan sendirian di TKP, ia tidak sempat membantu dan langsung melanjutkan perjalanan. Setelah tiba di basecamp ia menceritakan kejadian tersebut kepada rekannya, Alo Taolin. Alo kemudian menyuruhnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Noemuti. (siu)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *