Thomas Ola Langoday, “Healthy From Lembata”

  • Whatsapp

KUPANG KABARNTT.CO—Bupati Lembata, Dr. Thomas Ola Langoday,  M.Si, mematok tekad membawa Lembata keluar dari ketertinggalan. Saat ini 70 persen masyarakat Lembata yang bermata pencaharian sebagai petani yang tertinggal.

Tekad ini diungkap Thomas Langoday menjawab media usai dilantik Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat, Kamis (17/9/2021), di Aula El Tari Kantor Gubernur NTT. Thomas Langoday dilantik menggantkan Eliaser Yentji Sunur (alm) yang meninggal dunia beberapa bulan lalu.

Bacaan Lainnya

Thomas Ola dilantik bersama Drs. Nikodemus Rihi Heke, M. Si dan Yohanis Uly Kale, A. Md sebagai Bupati dan Wakil Bupati Sabu Raijua.

“Saya hanya fokus untuk membawa 70 persen masyarakat yang pekerjaan pokok petani ini agar keluar dari kungkungan ketertinggalan selama ini,” kata Thomas.

Dengan penuh bangga akan tanah Lembata, Thomas memaklumkan bahwa healthy from the east. Yang sehat itu datang dari timur. Timur itu adalah Lembata.

“Hari ini saya mau umumkan bahwa healthy from the east. Saya sudah sampaikan ke seluruh pimpinan OPD, bahwa sisa waktu yang terbatas ini saya tidak bisa berbuat banyak. Karena itu, saya hanya akan fokus pada aspek-aspek tertentu saja.  Fokus saya adalah ingin membawa 70 persen masyarakat yang bermata pencaharian sebagai petani ini bisa keluar dari ketertinggalan,” tandas mantan dosen Unwira Kupang ini.

Untuk mewujudkan tekadnya itu, Thomas menyebut sejumlah kekayaan dari tanah Lembata, terutama sorgum akan dikembangkan menjadi makanan sehat dari Lembata.

“Kemudian soal minyak ikan atau omega 3 juga  menjadi makanan yang sehat dari timur. Menjadikan daging dan susu kambing yang sehat dan menjadikan ikan-ikan sebagai makanan yang sehat. Semua itu ada di Lembata,” katanya. (np)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *