Secara Virtual, Bupati-Wakil Bupati TTU Peringati Hari Lahir Bersama Presiden Jokowi

  • Whatsapp

KEFAMENANU KABARNTT.CO -Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) mengikuti upacara peringatan Hari Lahir Pancasila secara virtual yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.

Peringatan Hari Lahir Pancasila dengan mengusung tema “Pancasila Dalam Tindakan Bersatu Untuk Indonesia Tangguh” yang jatuh tepat pada, Selasa (1/6/2021), ini  dilaksanakan di Aula Lantai II Kantor Bupati TTU, Jalan  Basuki Rahmat, Kelurahan Benpasi, Kecamatan Kota Kefamenanu.

Bacaan Lainnya

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati TTU, Drs. Juandi David, Wakil Bupati TTU, Drs. Eusabius Binsasi, Ketua DPRD TTU, Hendrikus F. Bana, Dandim 1618/TTU, Letkol Arm Roni Junaidi, S.Sos, Kapolres TTU, AKBP Nelson Filipe Diaz Quintas, S. I. K, Kajari TTU, Robert Jimmi Lambila, S.H., M. H, Ketua Pengadilan Negeri Kelas II Kefamenanu, Sekda TTU, Fransiskus Fay, para staf ahli Setda TTU, para Asisten Setda TTU, para Pimpinan OPD Pemda TTU.

Presiden Joko Widodo dalam upacara tersebut mengatakan, peringatan Hari Lahir Pancasila harus benar-benar dimanfaatkan untuk mengokohkan nilai-nilai Pancasila dalam bermasyarakat dalam berbangsa dan dalam bernegara.

“Walaupun Pancasila telah menyatu dalam kehidupan Republik Indonesia ini, namun tantangan yang dihadapi Pancasila tidak semakin ringan,” ujar presiden.

Globalisasi dan interaksi antardunia, tidak serta-merta berada dalam kesamaan pandangan. Hal yang harus diwaspadai adalah meningkatnya rivalitas dan kompetisi, rivalitas nilai-nilai dan rivalitas ideologi.

Ia menambahkan, ketika konektivitas 5G melanda dunia, maka interaksi antardunia makin mudah dan cepat. Kemudahan ini bermanfaat besar bagi ideologi-ideologi transradikal ke seluruh pelosok, ke seluruh kawanan dan ke seluruh usia, tidak mengenal lokasi dan waktu.

Kecepatan ekspansi ideologi transradikal bisa melampaui standar nasional. Menghadapi situasi semacam ini perluasan nilai-nilai Pancasila tidak bisa dilakukan dengan cara-cara biasa. Tetapi diperlukan cara-cara baru yang luar biasa.

Menurutnya, Pancasila harus sebagai fondasi pengetahuan dan ilmu teknologi yang berkeIndonesiaan.

Orang nomor satu Republik Indonesia ini mengajak semua pihak bersatu padu, bergerak aktif memperkokoh nilai-nilai Pancasila dalam mewujudkan Indonesia maju yang dicita-citakan. (siu)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *