Rumah Adat Rubuh, Satgas Yonarmed 3/105 Tarik Bangun Kembali

  • Whatsapp

BETUN KABARNTT.CO—Angin kencang mengakibatkan salah satu rumah adat Suku Siribean milik Evren Nahak Mauk (68) di Dusun Motamasin, Desa Alas Selatan, Kecamatan Kobalima Timur, Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timor  rubuh.

Sebagai wujud kepedulian atas musibah yang menimpa salah seorang warganya, personel Pos Haslot Satgas Yonarmed 3/105 Tarik berinisiatif membangun kembali rumah adat milik Evren Nahak Mauk itu.

Bacaan Lainnya

Informasi ini disampaikan Dansatgas Yonarmed 3/105 Tarik, Letkol Laode Irawan Halim, S.I.P., M. Tr. (Han),  Jumat (5/2/2021).  Irawan  mengatakan, membangun kembali rumah adat itu merupakan wujud keprihatinan personel Satgas Yonarmed 3/105 Tarik terhadap kondisi warga.

“Sebagai bagian dari masyarakat, Satgas akan terus berupaya sedapat mungkin selalu memberikan manfaat. Karena sekecil apapun bantuan yang bisa kita berikan akan sangat bermakna bagi orang lain yang membutuhkan,” kata Irawan.

Lebih lanjut Irawan mengatakan, “Kami prihatin dengan kondisi yang sedang dialami Bapak Evren. Keprihatinan ini kami wujudkan dengan cara membantu membangunkan kembali rumah adatnya yang roboh. Anggaplah sebagai kenang-kenangan atas kehadiran Satgas Yonarmed 3/105 Tarik yang bisa kami wujudkan dan bisa bermanfaat.”

Irawan menambahkan, rumah adat tersebut dibangun kurang lebih 2 bulan.

“Pembangunan kembali Rumah Adat Suku Siribean ini dimulai sejak akhir Desember 2020. Hari ini pembangunan tersebut sudah selesai sehingga dapat digunakan kembali sesuai fungsinya. Pembangunannya pun dilakukan secara swadaya mandiri oleh personel Satgas sebagai kenang-kenaMotamasin, Desa Alas Selatanngan dan wujud pengabdian Satgas Yonarmed 3/105 Tarik selama bertugas mengamankan perbatasan dan tinggal di tengah-tengah masyarakat,”  kata Irawan.

Sementara itu warga setempat sangat terharu  dengan bantuan personil TNI di perbatasan. Mereka sangat senang ketika Satgas Yonarmed 3/105 Tarik meresmikan secara sederhana rumah adat tersebut.

“Puji Tuhan, tiada kata lain selain terima kasih kepada TNI yang telah membangun kembali rumah adat saya. Selama ini bapak TNI ini sudah menjadi bagian dari keluarga kami. Mudah-mudahan Tuhan selalu memberikan kesehatan dan keselamatan kepada bapak TNI di mana pun berada,” ungkap Evren penuh haru. (siu)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *