Proyek Air Weilain Mulai Berfungsi

  • Whatsapp

LEWOLEBA KABARNTT.CO—Keraguan masyarakat di Kecamatan Omesuri, Lembata terkait pembangunan sumber air dari mata air Weilain akhirnya pupus. Tidak lama lagi masyarakat segera menikmati air bersih dari sumber air yang dibangun beberapa tahun lalu ini.

Ketua Fraksi Golkar DPRD Lembata, Simon Beduli, kepada kabarntt.co, Jumat (25/6/2021), mengaku sangat senang ketika melihat langsung proyek pembangunan  dengan sistem multiyear ini, Kamis (24/6/2021).

Bacaan Lainnya

“Kami baru pulang dari sana, melihat langsung pembangunan sumber air dari mata air Weilain ini. Luar biasa karena tidak lama lagi masyarakat sudah bisa  menikmati air dari sini,” kata Simon.

Menurut Simon,  proyek ini mulai dibangun tahun 2012 lalu dengan menelan dana Rp 12 miliar. “Kami ke sana menjalankan fungsi pengawasan penyelenggaraan pemerintahan umum, hukum dan HAM serta infrastruktur,” kata Simon.

Simon senang karena sejak dibangun sembilan tahun lalu, sudah terealisasi tiga bak reservoir dengan kapasitas 200 meter kubik.

“Airnya besar, satu pipa yang terpasang debitnya 22 liter/detik. Ada dua pipa yang akan berfungsi, berarti debitnya besar sekali,” kata Simon.

Sumber air ini akan memenuhi kebutuhan warga di dua kecamatan, yakni 22 desa di Kecamatan Omesuri dan 20 desa di Kecamatan Buyasuri.  Di Kecamatan Omesuri ada 16 desa yang sudah punya jaringan. Sedangkan di Kecamatan Buyasuri baru 5 desa yang punya jaringan.

“Kalau jaringan sudah beres, pemerintah akan  hibahkan pengelolaannya kepada PDAM Lembata,” kata Simon.

Simon mengatakan, dengan beroperasinya sumber air ini, warga  tidak ragu lagi dengan kepedulian dan perhatian pemerintah. (den)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *