Program Kabupaten Ternak Berbasis Budaya, Pemkab Manggarai Timur Dorong ASN untuk Beternak

  • Whatsapp

BORONG KABARNTT.CO—Bupati Manggarai Timur (Matim), Agas Andreas, mendorong Aparatur Sipil Negara (ASN) di Matim untuk beternak demi terwujudnya program kabupaten ternak berbasis budaya.

Hal ini disampaikan Agas dalam kegiatan penandatangan nota kesepahaman kerja sama dengan Univesitas Nusa Cendana (Undana) Kupang, Selasa (25/5/2021) di Kupang.

Bacaan Lainnya

Kerja sama Pemkab Matim dengan Undana terkait pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM), lebih khusus kapasitas ASN demi terwujudnya program kabupaten ternak berbasis budaya.

Untuk mewujudkan program tersebut,   Agas mendorong sejumlah ASN di Matim agar bisa berternak hewan dan melanjutkan studi sarjana di bidang peternakan.

“Ada beberapa jenis hewan ternak yang menjadi pusat perhatian yaitu kerbau, sapi, kambing, babi, dan ayam,” kata Agas.

Agas juga menyampaikan kekurangan dokter hewan di Kabupaten Matim menjadi salah satu tantangan dalam mewujudkan program kabupaten ternak berbasis budaya.

“Semoga melalui kerja sama ini akan diberikan perhatian yang serius dalam pengembangan SDM di bidang kedokteran hewan,” kata mantan dosen Fakultas Hukum Undana ini.

Rektor Undana, Prof. Ir. Fredrik L Benu, M.Si, Ph.D, mengatakan kehadiran Bupati Manggarai Timur mendorong kerja sama Undana di bidang pendidikan, pengajaran, penelitian maupun pengabdian kepada masyarakat.

“Undana memiliki laboratorium lahan kering kepulauan, sehingga para ASN bisa belajar lebih jauh soal peternakan, pertanian, maupun perikanan,”  papar Benu.

Lebih lanjut  Benu mengatakan, setelah penandatanganan nota kesepahaman Undana akan melakukan sosialisasi ke seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) guna menjelaskan ketersediaan dan sejumlah keunggulan Prodi S1, program magister maupun doktoral di Undana. (leo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *