Perubahan Nama Kecamatan Pocoranaka dan Pocoranaka Timur, Ini Respon Sekcam Pocoranaka Timur

  • Whatsapp

BORONG KABARNTT.CO—Di Manggarai Timur pemerintah melakukan penyesuaian dengan mengganti nama dua kecamatan. Kecamatan Pocorana menjadi Kecamatan Lamba Leda Selatan, dan Pocoranaka Timur menjadi Kecamatan Lamba Leda Timur.

Sekretaris Camat Pocoranaka Timur, Aloyusius  Roma Daur, SH, kepada kabarntt.co, Kamis (14/1/2021), mengatakan perubahan nama dua kecamatan itu dilakukan atas pertimbangan  historis atau sejarah.

Bacaan Lainnya

Dua kecamatan itu, jelas Roma, awalnya adalah bagian dari Kedaluan Lamba Leda. Nama Pocoranaka tidak memiliki ikatan secara historis dengan Kedaluan Lamba Leda sebagai cikal bakal dari kedua kecamatan tersebut.

“Sebelum ada pemekaran Lamba Leda meliputi Len Poco Pene, Wan Nanga Labang.  Sedangkan Pocoranaka mengacu pada Gunung Ranaka yang berada di wilayah Manggarai,” jelas Roma.

Atas dasar pertimbangan itu, kata Roma, Bupati Manggarai Timur, Andreas Agas, berinisiatif untuk mengubah nama Kecamatan Pocoranaka dan Pocoranaka Timur.

Perubahan nama kedua kecamatan itu sudah melalui musyawarah bersama tokoh adat di tiga kecamatan, yakni Lamba Leda, Pocoranaka, dan Pocoranaka Timur.

Deklarasi perubahan itu bahkan sudah dilakukan di halaman Kantor Camat Lamba Leda, Benteng Jawa, Sabtu tanggal 31 Agustus 2019 lalu.

Lebih lanjut Roma menjelaskan, untuk Kecamatan Pocoranaka Timur sudah dilakukan rapat musyawarah bersama desa  tingkat kecamatan tentang perubahan nama kecamatan pada tanggal  28 Agustus 2019 lalu.

Dalam musyarawah itu  hadir  utusan Pemerintah Kecamatan Pocoranaka Timur, kepala desa se-Kecamatan Pocoranaka Timur,  BPD, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pendidikan, tokoh perempuan dan pemuda di tingkat Kecamatan Pocoranaka Timur.

“Atas nama lembaga Kecamatan Pocoranaka Timur, kami apresiasi atas perubahan nama kecamatan hingga sampai saat ini sudah ada legalitasnya, yaitu Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri RI.  Oleh karena itu, kami menghimbau kepada masyarakat Pocoranaka Timur agar jangan terlalu resah mengenai kebijakan Pemda Matim terkait dengan perubahan nama kecamatan, karena konsekuensi perubahan nama kecamatan terhadap dokumen administrasi wilayah kecamatan tersebut dapat dibebankan kepada pemerintah daerah sesuai dengan peraturan undang-undang,” kata Roma. (adi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *