Personil TNI Kodim 1601/Sumba Timur Terima Vaksin Tahap 2

  • Whatsapp

WAINGAPU KABARNTT.CO—Personil TNI Kodim 1601/Sumba Timur. Senin (29/3/2021), menerima vaksin covid-19 tahap 2.  Vaksinasi tahap dua ini dikhususkan bagi anggota TNI dari wilayah-wilayah yang jauh dari perkotaan.

Komandam Kodim 1601/Sumba Timur, Letkol Czi. Dr. Dwi Joko Siswanto, S.E, M.I. Pol, di ruang kerjanya selepas pemantauan vaksin ke-2 bagi anggotanya,  Senin (29/3/2021), mengatakan personilnya sementara mendapatkan vaksin kedua dibantu oleh tenaga medis dari Puskesmas Kota Waingapu.

Bacaan Lainnya

Rata-rata personilnya, kata Siswanto, mendapat vaksin dengan aman dengan kondisi tubuh yang cukup bagus.

Hari ini dengan total 106 petsonil gelombang pertama semuanya divaksin dan besok untuk personil yang ada di Kota Waingapu.

“Untuk vaksin ke-2 ini saya buatkan menjadi dua hari mengingat anggota saya cukup banyak, juga agar tidak terjadi kerumunan. Hari ini untuk 4 koramil yang terjauh dan ditambah juga dengan purnawirawan. Besok sisanya yang ada di wilayah Kota. Harapan saya, minimal 98 persen TNI/Polri sudah divaksin,” tegas Siswanto.

Menurutnya, vaksin yang diterima oleh anggotanya masih jenis sinovac, karena memang tahap 1 ada sinovac, meskipun personil lainnya yang baru divaksin mendapat vaksin astra zinema. Kedua jenis vaksin ini aman bagi tubuh.

“Vaksin yang kita terima, masih menggunakan yang sinovac, karena memang pada suntikan pertama kami diberikan alokasi suntikan sinovac. Memang ada beberapa personil TNI yang baru bisa mendapatkan vaksin kemarin, dan mereka menerima vaksin yang merek astra zineca. Sebenarnya vaksin sinovac dan vaksin astra zineka sama amannya bagi tubuh,” imbuhnya.

Pihaknya, menghimbau kepada masyarakat agar tidak perlu cemas dengan merek vaksin yang baru, karena semua vaksin sudah mendapatkan pengujian dan aman bagi tubuh.

“Karena itu sebenarnya masyarakat tidak perlu takut dan risau terkait jenis vaksim. Semuanya aman untuk tubuh, namun memang efeknya akan berbeda-beda kepada setiap orang, karena tergantung kondisi tubuh kita dalam menerima vaksin. Jika kondisi tubuh kita bagus, sehat tidak menjadi masalah dan seandainya ada efek samping pun ringan sifatnya, seperti mengantuk, demam memang itu efek dari adaptasi vaksin terhadap tubuh kita,” bebernya.

Pihaknya, tetap menghimbau kepada seluruh masyarakat yang sudah mendaptkan vaksin, baik baru tahap satu maupun yang sudah tahap dua, agar tetap taat pada protokol kesehatan, sehingga benar-benar dapat memutuskan rantai penyebaran Covid-19 di tengah masyarakat. (np)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *