Pengungsi Ile Ape Timur Minta Lahan di Ile Ape

  • Whatsapp

LEWOLEBA KABARNTT.CO—Sejumlah pengungsi korban bencana banjir dari Desa Waimatan, Lamawolo dan Jontona  di Kecamatan Ile Ape Timur, Kabupaten Lembata  meminta lahan untuk membangun rumah di Desa Watodiri, Kecamatan Ile Ape.

Atas permintaan itu, Camat Ile Ape menggelar rapat dengan warga masyarakat Desa Watodiri di Kantor Desa Watodiri, Rabu (21/4/2021) lalu.  Rapat membahas permintaan pengungsi dari Ile Ape Timur itu.

Bacaan Lainnya

Ketua Fraksi Golkar DPRD Lembata, Simon Beduli, menghadiri rapat itu. Kepada kabarntt.co, Jumat (23/4/2021), Simon mengatakan,  dirinya dan Aleks  Arakian (Fraksi PKB) menghadiri rapat itu atas inisiataf sendiri.

“Saya dengar rapat itu, saya telepon Camat Ile Ape untuk ikut hadir. Pak Camat senang saya dan Pak Aleks bisa hadir,” kata Simon, wakil rakyat dari Dapil II Lembata itu.

Simon mengatakan selain camat, ikut hadir dalam rapat itu kepala desa, sejumlah warga dan tokoh masyarakat Watodiri.

Menurut Simon, rapat itu belum sampai memutuskan seperti apa merespon permintaan warga dari Ile Ape Timur itu.

“Belum ada hasil. Ada yang setuju, ada juga yang belum setuju. Karena itu dalam rapat itu saya menganjurkan agar dibentuk tim negosiasi. Tim ini yang mungkin bisa membantu dan  mensosialisasikan permohonan warga Ile Ape Timur itu. Perlu pendekatan dari hati ke hati, butuh proses komunikasi yang baik,” tutur Simon. (den)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *