Pemkab Ende Simulasi Pemakaman Korban Covid-19

  • Whatsapp

ENDE KABARNTT.CO—Pemerintah Kabupaten Ende melalui Dinas Sosial Ende, Jumad (1/1/2021), menggelar latihan prosesi pemakaman bagi korban Covid-19.

Latihan ini dipandang penting mengingat salah satu pasien yang kini tengah dirawat di RSUD Ende kini dalam kondisi tidak stabil.

Bacaan Lainnya

Sebagaimana dipantau media ini,  latihan prosesi pemakaman dipimpin Asisten Kepemerintahan, Abraham Badu, didampingi Kepala Dinas Sosial, Marmi Kusuma. Puluhan pasukan tagana dilatih dalam rangka penanganan pemakaman dengan menggunakan protokol kesehatan yang ketat.

Prosesi pemakaman mulai dengan menjemput mayat di ruang mayat hingga cara menggotong ke mobil ambulans, memakamkan dengan tata cara yang sangat ketat. Tidak lupa disholatkan saat dilakukan pemakaman.

Abraham Badu  ditemui di lokasi kegiatan latihan membenarkan bahwa latihan yang digelar untuk mengantisipasi terjadinya hal terburuk dari salah satu pasien Covid-19 yang kini tengah dirawat di RSUD Ende.

“Ada satu pasien ibu-ibu umur sekitar 68 tahun. Sekarang dalam keadaan cukup berat,” kata Abraham yang tidak menyebutkan nama serta asal pasien tersebut.

Abraham mengatakan, guna mengantisipasi hal yang buruk, maka pihaknya diminta untuk mempersiapkan petugas dalam rangka penanganan protokol pemakaman bagi pasien Covid 19 tersebut.

Dia juga mengatakan,latihan yang dilakukan juga mengantisipasi jika ada kejadian luar biasa berikutnya terkait dengan kematian pasien terkonfirmasi positif corona.

“Jadi bukan untuk antisipasi yang sekarang yang ada di RSUD Ende, namun juga untuk ke depannya jika memang ada kemungkinan meninggalnya  pasien terkonfirmasi corona,” pungkasnya.

Sementara itu Bupati Ende, Djafar Achmad, dikonfirmasi via pesan WhatsApp membenarkan ada satu pasien yang kini tengah berada di rumah sakit umum daerah.

Djafar mengatakan, terhadap kemungkinan terburuk sudah dipersiapkan oleh petugas sesuai protokol kesehatan Covid-19.Terhadap hal ini dirinya sudah melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian, TN , Kantor Kementerian Agama, camat dan lurah serta pihak keluarga.

“Sudah dipersiapkan sesuai protokol kesehatan covid. Sudah  dikoordinasikan semua dengan institusi terutama dengan Pak Kapolres, Pak Dandim dan segenap petugas termasuk dengan pihak keluarga , Pak Camat dan lurah setempat dan kantor  kementerian agama tentang penanganan jika terjadi hal-hal yang tidak  dinginkan,” kata Djafar.

Berkaitan dengan hal tersebut, Djafar menegaskan,seluruh kegiatan dibawah pimpinan para asisten sebagai Sekretaris Tim Gugus Tugas Covid 19. Namun demikian dirinya tetap berharap pasien tersebut bisa kembali sehat seperti sediakala.

Informasi yang didapat, pasien corona adalah seorang perempuan berumur kurang lebih 68 tahun. Dan berasal dari Kelurahan Tanjung, Kecamatan Ende Selatan. (ase)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *