Lantik Bupati Belu, Malaka dan Sumba Barat, Gubernur Minta Kerja Extraordinary

  • Whatsapp

KUPANG KABARNTT.CO—Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL), mengambil sumpah dan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Belu, Malaka dan Sumba Barat atas nama Presiden Republik Indonesia di Aula El Tari Kantor Gubernur NTT, Senin (26/4/2021).

Pelantikan tiga bupati tersebut didasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 131.53-1048 tanggal 20 April 2021 Tentang Perubahan Kedua Atas Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 131.53-267  tentang Pengesahan Pengangkatan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Hasil Pemilihan Kepala Daerah Serentak Tahun 2020 di Kabupaten pada Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Bacaan Lainnya

Ketiga pasangan yang dilantik adalah dr. Taolin Agustinus, Sp.PD dan Drs. Aloysius Haliseren, MM sebagai Bupati dan Wakil Bupati Belu, Dr.  Simon Nahak, SH, MH dan Louise Lucky Taolin, S.Sos sebagai Bupati dan Wakil Bupati Malaka dan Yohanis Dade, SH dan John Lado Bora Kabba sebagai Bupati dan Wakil Bupati Sumba Barat.

Acara yang dilakukan dengan protokol kesehatan ketat ini dihadiri pimpinan DPRD NTT,  Forkopimda NTT,  para bupati se-NTT, Sekda NTT,  pimpinan DPRD 3 kabupaten beserta perwakilan sebanyak 10 orang untuk masing-masing kabupaten, Ketua PKK/Dekranasda NTT, Julie Laiskodat Sutrisno, para Penjabat Bupati dari 3 kabupaten, rohaniwan pendamping dan perwakilan insan pers. Undangan lainnya mengikuti dari luar ruangan.

Gubernur VBL saat penyerahan kutipan SK Mendagri di ruang kerja gubernur meminta kepada tiga pasangan Bupati dan Wakil Bupati yang dilantik agar bekerja extraordinary.

“Setelah dilantik, saya minta Bapak Bupati dan Wakil Bupati harus segera bekerja. Bekerja secara extraordinary dalam penyusunan program dan kegiatan untuk kepentingan masyarakat, apalagi hanya punya waktu 3 tahun,” kata Gubernur VBL.

Menurut Gubernur VBL,  dengan situasi NTT yang masih terbelakang ditambah pandemi Covid-19 yang belum reda serta bencana akibat badai seroja, pekerjaan ke depan tidaklah mudah.

“Sambil melakukan upaya pemulihan pascabencana, kita juga harus tetap fokus dalam penanganan Covid-19, tidak boleh lengah.  Optimalkan setiap lahan yang ada untuk pertanian, tidak boleh ada lahan yang dibiarkan begitu saja tanpa dikelola,” pinta Gubernur VBL.

Lebih lanjut, Gubernur VBL mengungkapkan, pemerintah provinsi akan selalu mendukung dan mendorong kerja-kerja luar biasa dari para bupati untuk kemajuan masyarakat.

“Tentunya dalam kerja extraordinary, gubernur akan selalu memberikan bimbingan, arahan dan dorongan untuk kepentingan masyarakat Nusa Tenggara Timur,”  pungkas Gubernur VBL.

Sesudah pelantikan Bupati dan Wakil Bupati dilanjutkan dengan pelantikan Ketua Tim PKK/Dekranasda tiga kabupaten tersebut oleh Ketua Tim PKK/Ketua Dekranasda Provinsi NTT,  Julie Sutrisno Laiskodat. (biro administrasi pimpinan setda ntt)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *