Lagi, Satu Korban Sriwijaya Air Tiba di Ende

  • Whatsapp

ENDE KABARNTT.CO— Setelah sehari sebelumnya jenazah korban pesawat Sriwijaya Air, Theofilius Lau, tiba kembali di Ende, Sabtu (23/1/2021) giliran jenazah Selviana Daro tiba di Ende  menggunakan pesawat Wings Air PK- WHY ATR 72-500.

Pesawat Wings Air mendarat mulus di Bandara Haji Hasan Aroebusman Ende, sekitar pukul 14.00 Wita.

Bacaan Lainnya

Turut serta dalam pesawat tersebut ayah kandung korban Selviana Daro, yakni Kanisius Kila, dan paman Korban Gabriel Dala Ema.

Saat tiba di ruang VIP mereka diterima langsung oleh Bupati Ende, Djafar Achmad, Asisten Setda Bidang Pemerintahan dan Kesra, Abraham Badu,Kadis Perhubungan, Kepala Bandara Haji Hasan Aroebusman Ende.

Kepada media Gabriel Dala Ema mengatakan, Selviana Daro adalah korban yang ke-46 yang berhasil diidentifikasi oleh tim DVI Mabes Polri.

Menurut dia, pasca dilakukan pengumuman pemberhentian pencarian terhadap korban saat itu pihaknya mendapat informasi bahwa jasad Selviana Daro berhasil diidentifikasi.

“Kami diberitahu, Jumad (22/1/2021)  bahwa jasad anak kami  berhasil diidentifikasi. Pas saat diumumkan penghentian pencarian,” ujar  Geby Ema.

Lanjut Geby, saat itu mereka dipanggil oleh Tim DVI dan menyatakan DNA korban cocok dengan ayah kandung atas nama Kanisius Kila.

“Pihak maskapai penerbangan Sriwijaya Air menanyakan soal penguburan,  dan kami minta untuk dikuburkan di kampung,dan mereka bersedia memulangkan jenazah,” ujar Geby lagi yang menyebutkan jemazah akan dimakamkan, Minggu (24/1/2021) di Numba, Kecamatan Wewaria.

Dia juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah, Bupati Ende dan jajaran yang sudah membantu korban dan keluarga. Juga kepada pihak Sriwijaya Air dalam proses keberangkatan, selama di Jakarta hingga kepulangan ke Ende.

Sementara itu, Bupati Ende Djafar Achmad, menyampaikan duka mendalam kepada korban dan keluarganya. Pemerintah  akan terus membantu siapapun dia dalam menghadapi musibah seperti sekarang ini.

Bupati Djafar juga berpesan kepada warga masyarakat agar melengkapi dokumen jika hendak bepergian dan tidak menggunakan dokumen kependudukan milik orang lain.

Karena itu, tambah Djafar, jika belum memiliki dokumen kependudukan khususnya KTP segera mengurusnya.

“Dokumen itu penting khususnya KTP, jika terjadi apa-apa lancar dalam  melakukan klaim khususnya asuransi,” sebut dia. (ase)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *