Korban Bencana Flores Timur Dapat Anakan Pisang Barangan

  • Whatsapp

 

LARANTUKA KABARNTT.CO—Warga terdampak bencana alam banjir bandang dan badai seroja awal April 2021 lalu, mendapat bantuan anakan pisang dari Pusat Penelitian dan Pengembangan Hortikultura Bogor.

Bacaan Lainnya

Penyerahan bantuan anakan pisang jenis barangan sebanyak 50 ribu itu ditandai dengan acara Bimtek dari Kepala Pusat penelitian dan Pengembangan Holtikura Kementrian Pertanian Republik Indonesia, Asrul Koes, Kamis (12/8/2021).

Hadir juga Bupati Flores Timur, Antonius Gege Hadjon dan  Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Flores Timur, Piet Petara.

Bupati Flores Timur, Antonius Gege Hadjon, mengatakan sektor pertanian memegang peranan penting dalam pembangunan di Kabupaten Flores Timur. Hal ini tampak dari sumbangsih yang signifikan dari sektor pertanian terhadap total nilai PDRB Flores Timur.

Anton mengatakan, pisang merupakan salah satu komoditi hortikultura yang banyak dikembangkan di Flores Timur. Produksi pisang di Flores Timur tahun 2020 sebesar 15.250 ton yang tersebar di 19 kecamatan.

Salah satu permasalahan pengembangan pertanian tanaman pangan dan hortikultura di Flores Timur, sebut Anton, adalah sering terjadinya bencana alam berupa banjir, angin kencang maupun kekeringan.

“Saya mengapresiasi dan memberikan rasa hormat kepada Menteri Pertanian yang punya perhatian khusus untuk Kabupaten Flores Timur melalui bantuan 50 ribu anakan pisang dan bimbingan teknis budidaya dengan narasumber langsung dari peneliti Kementerian Pertanian,” kata Anton.

Bantuan anakan pisang barangan merah tersebar di 11 kecamatan dan 46 desa.

Anton mengajak semua masyarakat untuk selalu berkoordinasi dengan semua stakeholder.

“Mari kita wujudkan swasembada hortikultura di Flores Timur. Dengan salah satu visi besar yakni selamatkan tanaman rakyat Flores Timur,” katanya.

Sementara staf Litbang Kementerian Pertanian, Ever Yulianes Hosang, menjelaskan Flores Timur menjadi sasaran utama bantuan lantaran menjadi wilayah terparah bencana alam badai seroja, 4 April 2021 lalu.

“Presiden Joko Widodo sudah instruksikan membantu tanaman hortikultura berupa anakan pisang barangan untuk daerah terdampak bencana,” kata Hosang.

Ia menambahkan, 50 ribu anakan pisang barangan sudah tiba di Flores Timur dan akan didistribusikan ke wilayah Flores Timur daratan, Pulau Solor dan Pulau Adonara.

Hosang  mengatakan, pisanga barangan yang dipilih untuk dibudidaya karena nilai jualnya lebih bagus. (ema)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *