Jalan Terancam Putus, Warga Desa Fatusene Minta Perhatian Pemerintah

  • Whatsapp

KEFAMENANU KABARNTT.CO—Salah satu titik di ruas jalan Desa Fatusene, Kecamatan Miomafo Timur, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU),  saat ini sangat memrihatinkan dan terancam putus akibat longsor.

Setiap pengendara sepeda motor ataupun mobil yang melintas melalui ruas jalan ini mesti berhati-hati karena sedikit kehilangan kendali akan berakibat fatal.

Bacaan Lainnya

Ruas jalan yang terancam putus tersebut terletak persis di RT/RW 01/01desa Fatusene.

Selain ruas jalan yang terancam putus tersebut, ada satu titik longsor lagi di RT/RW  02/01 desa tersebut yang juga sangat mengganggu kenyamanan warga di sekitar area longsoran.

Ketua BPD Desa Fatusene, Zakharias Salu, kepada media, Selasa (4/5/2021), menuturkan ruas jalan yang terancam putus dan longsor di Desa Fatusene tersebut terjadi akibat hujan lebat disertai angin kencang yang terjadi beberapa waktu lalu.

“Peristiwa naas ini terjadi tanggal 3 April 2021 yang lalu, yang mana pada waktu itu terjadi hujan yang sangat deras disertai tiupan angin kencang,” ungkap Zakharias.

“Warga juga tidak menduga jika akan terjadi bencana seperti ini. Mungkin karena curah hujan yang sudah terlalu berlebihan dan karena tanah di lokasi bencana adalah tanah numpang yang ditimbun pada waktu pengerjaan jalan. Akhirnya terjadilah longsoran yang mengakibatkan ruas jalan di RT 01 terancam putus dan longsoran di wilayah RT 02 juga nyaris merobohkan rumah milik Bapak Anselmus Nenat,” tambah Zakharias.

Dikatakan Zakharias bahwa lokasi bencana ini telah dipantau secara langsung oleh Wakil Bupati TTU, Eusabius Binsasi, dan anggota DPRD TTU dari Fraksi Golkar Dionisius Ulan, namun sampai saat ini belum ada tindak lanjut.

Zakharias  berharap agar pemerintah secepatnya dan serius memperhatikan kedua titik bencana di Desa Fatusene ini, karena jika terlambat dan terjadi hujan sekali lagi ruas jalan di RT 01 tersebut pasti akan putus dan longsoran di lokasi RT 02 pasti merobohkan rumah milik Bapak Anselmus Nenat. (siu)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *