Baru 30 Persen Capaian, Golkar Mabar Minta 7.000 Dosis Vaksin

  • Whatsapp

LABUAN BAJO KABARNTT.CO—Mendukung pemerintah meningkatkan capaian vaksinasi, Yellow Clinic Golkar Manggarai Barat (Mabar) mengajukan 7.000 dosis vaksin untuk kebutuhan masyarakat.

Sejauh ini vaksinasi Covid-19 di Mabar baru mencapai 30 persen. Angka ini masih jauh dari memuaskan untuk mengejar herd immunity. Itu sebabnya, Pemkab Mabar mendukung setiap upaya elemen masyarakat melakukan vaksinasi di Mabar.

Bacaan Lainnya

Ketua DPD Golkar Mabar, Rofinus Rahmad, lewat panggilan telepon, Kamis (7/10/2021), mengatakan, vaksinasi dosis 2 di Manggarai Barat yang dilakukan Partai Golkar sudah dilakukan tanggal 1 Oktober yang lalu dan berjalan dengan lancar.

Namun jumlah dosis pertama, kata Rahmat, tidak sama dengan jumlah dosis ke 2, karena mahasiswa dan pelajar yang mendapatkan dosis pertama sudah pulang ke daerah tempat mereka menimbah ilmu.

“Ada sebanyak 140 dari 1.000 orang yang tidak mendapat dosis ke-2 di lokasi yang ditentukan, karena pelajar dan mahasiswa sudah pulang di daerah tempat mereka kuliah. Namun kami tetap berkoordinasi agar mereka mendapatkan dosis ke 2 di tempat mereka masing-masing. Dan agar 140 dosis itu tidak kadaluarsa, kami berikan kepada masyarakat untuk dosis 1,” jelasnya.

Untuk pengajuan dosis vaksin dalam rangka HUT Partai Golkar 20 Oktober 2021, kata Rahmat, Golkar  Mabar mengajukan 7.000 dosis untuk membantu mencapai targat vaksinasi di Kabupaten Mabar. Pasalnya, sampai dengan saat ini persentasi vaksinasi di Kota Pariwisata Super Premium itu baru mencapai 30 persen dari target  250 ribu lebih warga.

“Kemarin saya dengan Wakil Bupati sempat koordinasi, bahwa berapapun yang disiapkan oleh DPD  I Golkar NTT dan memang yang ditergetkan untuk Manggarai Barat itu 7.000 dosis vaksin dengan rincian, 2.000 dosis untuk pemulihan pendidikan di Manggarai Barat dan 5.000 untuk masyarakat umum,” jelas Rahmat.

Persentasi vaksinasi di Mabar yang baru mencapai 30 persen itu  juga tidak merata di semua kecamatan. “Karena itu kami prioritaskan di wilayah yang jauh dari kota, sehingga bisa merata,” tambahnya. (np)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *