Balon Kepala Daerah dan Legislatif Usungan Golkar Lawan Covid-19

  • Whatsapp

KUPANG KABARNTT.CO—Ketua DPD I Partai Golkar NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, mengajak para bakal calon (Balon) kepala daerah (Kada), balon legislatif usungan Golkar dan semua kader Golkar di NTT bahu membahu melawan Covid-19.

Permintaan ini diungkap Melki Laka Lena dalam rapat virtual dengan para balon kada dan legislatif usungan Partai Golkar se-daratan Flores, Sabtu (10/7/2021) malam.

Bacaan Lainnya

Rapat itu dihadiri para ketua DPD Golkar Kabupaten se-daratan Flores, anggota Fraksi Golkar se-daratan Flores, para pengurus Golkar, baik DPD I maupun DPD Golkar se-daratan Flores.

Bupati Ngada, Andreas Paru, yang juga Ketua DPD Golkar Ngada, Bupati Ende, Djafar Achmad dan Wakil Bupati Flores Timur, Agustinus Payong Boli, hadir dalam rapat itu.

Salah satu agenda  dalam rapat itu adalah konsolidasi melawan Covid-19.  Bupati Ende, Bupati Ngada dan Wakil Bupati Flores Timur membeberkan perkembangan data Covid-19, langkah penanganan dan politik anggaran di daerah masing-masing.

Ketiganya satu nada, bahwa penyebaran Covid-19 semakin meningkat dan karena itu butuh keseriusan penanganan.

Anggota DPRD NTT dari daratan Flores, Thomas Tiba dan Maksi Adipati Pari, juga mengemukakan politik anggaran di provinsi untuk mendukung pemerintah mengatasi Covid-19.

Ketua DPD I Golkar NTT, Melki Laka Lena, dalam kesimpulannya menyampaikan beberapa pokok pikiran yang perlu mendapat perhatian dan menjadi kerja bersama.

Pertama, seluruh jajaran Golkar, baik itu bupati, wakil bupati usungan Golkar, para kader semua tingkatan  untuk bersama-sama dengan pemerintah bekerja menangani Covid-19 dari hulu sampai hilir.

Kedua, seluruh jajaran Golkar  memberi kontribusi masing-masing melawan Covid-19 dari level paling tinggi hingga level paling rendah.

Ketiga, para pengurus Golkar bersama-sama dengan para bakal calon kepala daerah dan legislatif  untuk sama-sama memperketat protokol kesehatan. Aparat TNI, Polri diminta bertindak tegas di lapangan terhadap mereka yang melalaikan protokol kesehatan. (den)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *