Susuri Jalan Provinsi, Gubernur NTT Ingatkan Warga Manggarai Barat Jangan Jual Tanah

  • Whatsapp

LABUAN BAJO KABARNTT.CO—Gubernur Nusa  Tenggara Timur (NTT), Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL), Jumat (4/8/2020), menyusuri ruas jalan provinsi yang sudah dan sedang dikerjakan di Kecamatan Boleng, Kecamatan Pacar dan Kecamatan Kuwus Barat, Kabupaten Manggarai Barat.

Kepada warga Gubernur VBL mengingatkan tidak menjual tanah kepada orang luar. Alasannya, setelah akses jalan dibuka ,desa-desa akan mudah diakses dan menjadi incaran investor.

Bacaan Lainnya

“Karena itu saya minta jangan jual tanah. Cukup disewakan kepada orang yang bikin usaha,” kata Gubernur VBL ketika bertatap muka dengan warga di Desa Mbuit, Kecamatan Boleng.

Pesan yang sama juga diingatkan Gubernur VBL saat bertatap muka dengan warga di halaman Gereja Paroki St. Nikolaus Pacar, Kecamatan Pacar dan di Desa Sompang Kulang, Kecamatan Kuwus Barat.

Di Desa Mbuit, Gubernur VBL menyatakan senang bisa bertatap muka secara langsung dengan warga di desa-desa. “Saya senang hari ini bisa datang lihat sendiri jalan di sini. Bagus, jalannya sudah licin,” kata Gubernur VBL.

Gubernur VBL mengatakan, infrastruktur jalan sangat vital dan penting untuk asksesibilitas warga. “Tahun 2022 sebelum saya turun dari gubernur, semua jalan provinsi selesai. Supaya gubernur baru nanti tidak lagi omong tentang jalan, omong tentang listrik yang belum masuk, omong tentang sinyal yang tidak ada dan omong tentang air yang belum beres. Gubernur yang baru nanti sudah omong tentang  industri,” kata Gubernur VBL.

Kepada warga Kecamatan Mbuit yang hadir dalam tatap muka, Gubernur VBL menyatakan kagum dengan pemandangan alam yang luar biasa di Manggarai Barat.

“Jalan sudah licin dan bagus. Tetapi sepanjang jalan tadi saya tidak lihat ada kafe, restoran atau kedai kopi  di pinggir jalan. Saya minta agar dibangun kafe, restoran atau kedai kopi yang enak. Dana Desa bisa diatur untuk itu. Bangun restoran yang sajikan makanan yang enak, kopi manggarai yang enak, disajikan nona-nona Manggarai yang cantik-cantik sambil mendengar lagu-lagu dan musik Manggarai,” pinta Gubernur VBL.

“Kalau saya datang lagi sudah ada restoran atau kafe di pinggir jalan. Kalau ada 15 restoran, saya akan mampir makan di semua restoran. Kalau gubernur makan, pasti semua rombongan juga ikut makan. Berarti ekonomi warga tumbuh di sini,” kata Gubernur VBL.

Selain meminta warga jangan menjual tanah, Gubernur VBL juga menantang  agar dibangun juga SPBU (Stasiun  Pengisian Bahan Bakar Umum). “Harus ada SPBU di ruas jalan ini. Entah siapa pengusaha yang mau bangun, kita akan permudah izinnya. Di SPBU itu tidak hanya hanya jual BBM, tetapi juga ada restoran, ada rest area, ada kedai kopi yang bisa menjadi tempat orang beristirahat sambil menikmati makanan dan minum kopi,” kata Gubernur VBL.

Pesan yang sama juga disampaikan Gubernur VBL di halaman Gereja Paroki Pacar, Kecamatan Pacar. “Labuan Bajo akan dibangun menjadi destinasi super premium. Itu artinya akan datang banyak orang kaya yang punya banyak uang. Tahun depan Covid-19 tidak ada lagi, orang yang stres tinggal di rumah akan keluar mencari wisata alam. NTT punya wisata alam yang luar biasa indah yang akan menjadi incaran. Karena itu harus ada restoran, kafe atau kedai kopi yang enak supaya orang yang ke sini bisa menikmati keindahan alam Pulau Flores ini,” tandas Gubernur VBL.

Gubernur VBL mengatakan, pemerintah provinsi serius dan bertekad membereskan jalan provinsi tahun 2022. “Infrastruktur dibangun supaya bisa menjadi stimulus  ekonomi,” tegas mentan Ketua Fraksi Partai Nasdem DPR RI ini. (den)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *